Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan aplikasi kebugaran dalam meningkatkan partisipasi siswa pada pembelajaran PJOK di Sekolah Dasar Negeri 017 Perhentian Luas. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group, melibatkan 60 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen (30 siswa) yang menggunakan aplikasi kebugaran, dan kelompok kontrol (30 siswa) yang menjalani pembelajaran PJOK tanpa aplikasi. Instrumen penelitian mencakup angket partisipasi siswa dengan skala Likert, observasi langsung untuk mengamati keaktifan siswa, dan log aktivitas aplikasi yang mencatat frekuensi serta durasi penggunaan aplikasi oleh siswa dalam kelompok eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam tingkat partisipasi siswa pada kelompok eksperimen, dengan skor rata-rata partisipasi meningkat dari 2,75 pada pretest menjadi 4,15 pada posttest, sementara kelompok kontrol hanya menunjukkan sedikit peningkatan dari 2,82 menjadi 2,96. Tingkat kehadiran pada kelompok eksperimen juga meningkat dari 82% menjadi 95%, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 83% menjadi 86%. Uji t-test menunjukkan nilai t = 8,21 dengan p < 0,01, yang menegaskan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi kebugaran efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran PJOK, menawarkan pendekatan inovatif yang dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran di sekolah dasar.