Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendidikan Pancasila: Pondasi Pengembangan Jiwa Kepemimpinan di Kalangan Pelajar Andini, Alma Maksuminisa; Mujahid, Fajrul Masyhud Mi'rojul; Satria, Sandy; Abqoriya, Nadzira; Supriyono, Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas peran Pendidikan Pancasila dalam membentuk jiwa kepemimpinan pelajar. Melalui penelitian yang menggunakan metode studi literatur dan survei, ditemukan bahwa orang tua merupakan faktor paling berpengaruh dalam pembentukan jiwa kepemimpinan, diikuti oleh guru dan teman. Hasil survei menunjukkan mayoritas responden berusia 18 tahun, memiliki pengalaman memimpin, dan sepakat bahwa pendidikan kepemimpinan sangat diperlukan. Selain itu, nilai-nilai Pancasila dianggap penting untuk menumbuhkan sikap kepemimpinan yang baik. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan Pancasila dalam pengembangan karakter pemimpin pelajar untuk menghadapi tantangan di masa depan.
PELATIHAN DESIGN THINKING UNTUK PENGEMBANGAN IDE USAHA DAN PRODUK DI KALANGAN SISWA SMA Ahmad; JP, Rafael; Satria, Sandy; Farhana, Cantika Dian
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37250

Abstract

Design thinking training is a strategic approach to fostering creative and innovative thinking skills among the younger generation. This activity aims to introduce the concept of entrepreneurship and the stages of product development to high school students through interactive and practical methods. Forty-two participants from SMAN 87 Jakarta attended the training, and the material covered business idea development, consumer needs analysis, and understanding the product design process. Evaluation results showed that 67% of participants rated the implementation team's explanations as excellent, and 95.2% stated that the training provided significant benefits. Eighty-one percent demonstrated a very good understanding of identifying consumer needs and the general design process. Meanwhile, 62% of participants rated their overall understanding of entrepreneurship concepts as good. This training had a positive impact on increasing participants' knowledge and awareness of the importance of creative thinking, understanding market needs, and designing solutions based on design and economic value. These findings indicate that the design thinking approach is effective in fostering innovative and sustainable business ideas among high school students. Pelatihan design thinking merupakan pendekatan strategis dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif di kalangan generasi muda. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep kewirausahaan dan tahapan pengembangan produk kepada siswa SMA melalui metode interaktif dan aplikatif. Pelatihan diikuti oleh 42 peserta dari SMAN 87 Jakarta, dengan materi yang mencakup penggalian ide usaha, analisis kebutuhan konsumen, serta pemahaman proses design produk. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 67% peserta menilai penjelasan dari tim pelaksana sangat baik, dan 95,2% menyatakan pelatihan memberikan manfaat yang signifikan. Sebanyak 81% peserta menunjukkan pemahaman yang sangat baik dalam mengidentifikasi kebutuhan konsumen dan memahami proses design secara umum. Sementara itu, 62% peserta menilai pemahaman mereka terhadap konsep kewirausahaan secara menyeluruh sudah baik. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai pentingnya berpikir kreatif, memahami kebutuhan pasar, serta merancang solusi berbasis design dan nilai ekonomis. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan design thinking efektif dalam mendorong lahirnya ide usaha yang inovatif dan berkelanjutan di kalangan siswa sekolah menengah.
Pelatihan Kewirausahaan dan Pengembangan Produk Inovatif Bagi Siswa SMA Dalam Menghadapi Bonus Demografi Ahmad, Ahmad; JP, Rafeal; Satria, Sandy; Dian F, Cantika
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3: Februari 2026
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v1i3.77

Abstract

Bonus demografi merupakan peluang strategis bagi Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi sumber daya manusia usia produktif. Namun, peluang tersebut berpotensi menjadi beban apabila tidak diiringi dengan kesiapan kompetensi, khususnya di kalangan pelajar SMA sebagai generasi penerus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kewirausahaan siswa SMA melalui pelatihan kewirausahaan dan pengembangan produk inovatif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan kewirausahaan, praktik pengembangan produk dengan games ide produk, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep kewirausahaan, kemampuan mengidentifikasi peluang usaha, serta kreativitas dalam merancang produk inovatif yang memiliki nilai jual. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini dan mempersiapkan siswa SMA agar lebih siap menghadapi tantangan bonus demografi di masa depan.
Pelatihan Technopreneurship Berbasis Design Thinking Untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Pada Siswa SMA Poris Indah Ahmad, Ahmad; JP, Rafeal; Satria, Sandy; Dian F, Cantika
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3: Februari 2026
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v1i3.78

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan kewirausahaan yang adaptif dan berbasis inovasi. Salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab tantangan tersebut adalah technopreneurship, yaitu kewirausahaan yang memanfaatkan teknologi sebagai basis pengembangan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan siswa melalui pelatihan technopreneurship berbasis design thinking di SMA Poris Indah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi konsep technopreneurship, pelatihan tahapan design thinking, praktik pengembangan ide produk berbasis teknologi, serta diskusi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep dasar technopreneurship, mengenali kebutuhan pengguna, serta mengembangkan ide produk berbasis teknologi secara kreatif dan sistematis. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan partisipasi aktif, kepercayaan diri, dan minat siswa terhadap kewirausahaan. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi sarana awal dalam menumbuhkan jiwa technopreneurship pada siswa SMA sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan ekonomi digital di masa depan.