Aliyyus, Albar
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Posisi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban dalam Sistem Peradilan Pidana Ditinjau dari Tujuan Hukum Kurnia, Ery; Aliyyus, Albar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26590

Abstract

Sistem peradilan pidana merupakan sistem yang dirancang untuk menangani pelanggaran hukum pidana yang bertujuan untuk menegakan keadilan, kemanfaatan hukum, dan kepastian hukum. Komponen utama dalam sistem peradilan pidana di Indonesia adalah Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Lembaga Pemasyarakatan, dan Advokat/Pengacara. LPSK merupakan Lembaga independen yang bertugas untuk memberikan perlindungan kepada saksi dan korban tindak pidana berdasarkan UU Perlindungan Saksi dan Korban. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis posisi LPSK dalam sistem peradilan pidana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini mengeksplorasi isi dalam KUHP 1918, KUHP Nasional 2023, KUHAP, dan UU Perlindungan Saksi dan Korban. Berdasarkan hasil penelitian, keberadaan LPSK memiliki peran penting dalam pengungkapan tindak pidana sehingga memiliki kedudukan yang sama dengan komponen utama dalam sistem peradilan pidana yang telah ada dan akan memiliki akibat hukum jika LPSK tidak berada dalam sistem peradilan pidana yaitu bisa menyebabkan tidak terlaksananya keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan serta tujuan negara. Rekomendasi yang dapat dijadikan pertimbangan yaitu penguatan dalam peraturan perundang-undangan mengenai kedudukan LPSK sebagai bagian dari penegakan hukum, penguatan kelembagaan LPSK, serta komitmen dan kolaboarsi bersama antara LPSK dengan aparat penegak hukum lainnya.