Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan masyarakat di Surabaya dalam memilih antara layanan dokter gigi dan tukang gigi untuk pembuatan gigi tiruan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya mengganti gigi yang hilang dengan gigi tiruan dan cenderung memilih layanan dokter gigi. Mayoritas responden juga menunjukkan sikap positif terhadap penggunaan gigi tiruan, menilai bahwa perawatan ini penting untuk kesehatan dan estetika. Meskipun demikian, terdapat beberapa hambatan yang memengaruhi keputusan mereka, seperti keterbatasan finansial, pengalaman buruk di masa lalu, dan keterbatasan waktu yang menjadi kendala dalam memilih dokter gigi. Dukungan sosial dari teman, kerabat, dan keluarga memiliki peran yang signifikan dalam keputusan ini. Dukungan tersebut mencakup aspek emosional, instrumental, dan informasi, yang membantu responden merasa lebih percaya diri dalam memilih layanan dokter gigi. Pengaruh sosial juga memainkan peran penting; persuasi dari teman, penggunaan media sosial, dan norma lingkungan turut mempengaruhi keputusan mereka. Selain itu, kemudahan akses ke layanan dokter gigi, terutama di puskesmas yang menyediakan fasilitas tersebut, menjadi faktor krusial yang membuat responden lebih memilih dokter gigi dibandingkan tukang gigi. Penelitian ini menyoroti bahwa, selain pengetahuan dan sikap positif terhadap gigi tiruan, faktor-faktor seperti dukungan sosial, pengaruh sosial, dan aksesibilitas layanan memegang peranan penting dalam menentukan pilihan layanan kesehatan gigi masyarakat Surabaya.