Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk karakter bangsa dan menjaga kesatuan sosial. Namun, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, tantangan terhadap eksistensi dan relevansi Pancasila semakin besar, terutama dengan munculnya berbagai ideologi global yang dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat, khususnya generasi muda. Mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan mempertahankan ideologi Pancasila agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan mahasiswa dalam mempertahankan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di era teknologi, dengan pendekatan studi kasus di beberapa universitas di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi pada mahasiswa aktif dari berbagai fakultas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memanfaatkan berbagai platform digital untuk menyebarkan pemahaman tentang Pancasila, seperti melalui media sosial, blog, dan podcast. Selain itu, mereka juga terlibat dalam kegiatan diskusi dan seminar yang bertujuan mengkritisi dan mengembangkan pemikiran-pemikiran yang relevan dengan nilai-nilai Pancasila. Meski demikian, terdapat tantangan berupa pengaruh negatif media sosial dan kurangnya pemahaman mendalam tentang Pancasila di kalangan sebagian mahasiswa. Secara keseluruhan, mahasiswa memainkan peranan penting dalam mempertahankan ideologi Pancasila, meskipun perlu adanya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila di dunia maya. Penelitian ini menyarankan perlunya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan organisasi mahasiswa untuk mengoptimalkan peran mahasiswa dalam mempertahankan Pancasila di era digital.