Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mendeskripsikan ketimpangan kelas sosial masyarakat Desa Tegalurung yang ada dalam novel Aib dan Nasib karya Minanto. 2) Mendeskripsikan ketimpangan status sosial masyarakat Desa Tegalurung yang ada dalam novel Aib dan Nasib karya Minanto. 3) Mendeskripsikan ketimpangan kelas kekuasaan masyarakat Desa Tegalurung dalam novel Aib dan Nasib karya Minanto. Penelitian ini menggunakan kajian Sosiologi Sastra dan menggunakan teori Max Weber. Penelitian ini termasuk kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah kutipan-kutipan yang menunjukkan adanya ketimpangan kelas sosial, ketimpangan status sosial, dan ketimpangan kelas kekuasaan dalam novel Aib dan Nasib karya Minanto.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, teknik baca, dan teknik catat. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menganalisis, mendeskripsikan, dan menarik kesimpulan dari data yang di dapat. Hasil penelitian dengan menggunakan teori Max Weber yang dibagi adanya tiga ketimpangan sosial ini menunjukkan bahwa 1) Ketimpangan kelas sosial masyarakat Desa Tegalurung dalam novel Aib dan Nasib terdapat 22 bentuk ketimpangan kelas sosial. 2) Ketimpangan status sosial masyarakat Desa Tegalurung dalam novel Aib dan Nasib karya Minanto terdapat 8 bentuk ketimpangan status sosial. 3) Ketimpangan kelas kekuasaan masyarakat Desa Tegalurung dalam novel Aib dan Nasib karya Minanto terdapat 12 bentuk ketimpangan kelas kekuasaan. Dari data yang sudah ditemukan dalam penelitian, data terbanyak yang ditemukan yaitu kelas sosial sebanyak 22 ketimpangan kelas sosial.