Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRADISI UPACARA TAHUNAN BUGIS TOWANI TOLOTANG DI “PERRINYAMENG” AMPARITA KABUPATEN SIDRAP Taufik, Muh; Hariza, Rahmawati
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 11 (2023): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v2i11.1782

Abstract

Penelitian ini mengenai objek kajian Tradisi Upacara Tahunan Bugis Towani Tolotang di “Perrinyameng” Amparita Kabupaten Sidrap. Dengan memuat pokok permasalahan yang menjadi tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan sejarah asal-usul Komunitas Towani Tolotang, menggali dan mengungkapkan bentuk pelaksanaan dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam Tradisi Upacara Tahunan Bugis Towani Tolotang di “Perrinyameng”, memahami penerapan nilai budaya Towani Tolotang dalam bingkai toleransi antar umat beragama.    Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan historis, pendekatan sosiologi, dan pendekatan antropologi. Selanjutnya peneliti mengumpulkan data studi lapangan melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Dari hasil pengumpulan data, peneliti kemudian menganalisis data studi lapangan menggunakan pengolahan data melalui metode penalaran induktif.  Hasil penemuan peneliti menunjukkan bahwa, 1) Tradisi Upacara Tahunan Bugis Towani Tolotang di “Perrinyameng” adalah berkumpulnya masyarakat Bugis Towani Tolotang untuk melaksanakan ritual sekali setahun sebagai amanah yang telah disampaikan untuk menziarahi leluhur I Pabbere setiap tahunnya, serta melaksanakan kewajiban sebagai bentuk persembahan kepada Dewata Seuwae yakni Mappenre Inanre, Tudang Sipulung, dan Sipulung. Nilai budaya yang terkandung dalam pelaksanaan ritual tahunan ini yaitu nilai Mali Siparappe (Saling mengaitkan atau tolong menolong), Malilu Sipakainge (Saling mengingatkan satu sama lain), Sipakatau (Memanusiakan manusia), Sipakalebbi (Sifat saling memuliakan atau menghargai), Sipakaraja (Merawat serta melestarikan adat istiadat dan budaya), nilai gotong royong, kekeluargaan, dan menjaga jalinan silaturahmi antarsesama warga Tolotang. 2) Penerapan nilai budaya Towani Tolotang dalam bingkai toleransi antar umat beragama menunjukkan komunitas ini menjunjung tinggi nilai-nilai solidaritas, sikap saling menghargai, saling toleran antarsesama umat beragama sehingga menciptakan kerukunan, ketentraman, dan kesejahteraan dalam masyarakat.    Pada era modernisasi, peneliti berharap karya ini dapat berguna bagi para pembaca untuk memahami keberagaman budaya di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan, seperti Tradisi Masyarakat Bugis Towani Tolotang yang diwariskan secara turun temurun sebagai kearifan lokal memiliki nilai yang sangat berarti bagi kehidupan