Petani merupakan seseorang yang memelihara tanaman seperti kelapa. Setiap petani berhak menerima hasil terbaik dari yang di tanam. Lahan yang bagus mampu menghasilkan tanaman yang baik, kualitas tanaman terbaik di hasilkan ketika pertumbuhan tanaman stabil. Pertumbuhan tanaman stabil dilakukan dengan cara mengontrol pertumbuhan pada tanaman. Pada umumnya petani mengontrol pertumbuhan tanaman dengan cara tradisional, hal tersebut membuat kekeliruan petani untuk pertumbuhan tanaman. Namun seiring dengan perkembangan teknologi pengawasan pertumbuhan pada tanaman dapat dilakukan secara terkomputerisasi. Dengan adanya permasalahan tersebut maka diperlukan sebuah sistem untuk mengenali jenis hama pada daun kelapa. Pengenalan jenis hama tersebut dapat diterapkan dan diaplikasikan dengan menggunakan metode K-Means Clustering dan SVM (Support Vector Machine). K-Means Clustering adalah metode yang digunakan untuk segmentasi citra sedangkan SVM adalah metode yang digunakan untuk pengakelasan data jenis hama.