Dewi Sri Merdekawati
Universitas Ibn Khaldun Bogor

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Improving Students Speaking Ability Through Story Telling Dewi Sri Merdekawati; Ernawati Humaira
Jurnal Dirosah Islamiyah Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Dirosah Islamiyah
Publisher : Sekolah Pascasarjana Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.308 KB) | DOI: 10.47467/jdi.v4i3.1506

Abstract

Learning in class tenth TKJ 1 about speaking is very low, students look embarrassed and are not confident in speaking English, this is due to the lack of opportunities for students to speak. With the total 32 of students and carried out starting on july 17 to 1 august through the method of classroom action that researchers do 2 cycle of the cycle 1 and cycle 2. The researcher use story telling method for train students speaking, PTK (Penelitian Tindakan Kelas) or Action Research is research practice for improve learning in the class. Iam is the researcher do PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Score KKM (Criteria Completeness Minimum) in SMK BNI 76 and 75% total from the students, then the results of the test are pre-test tell stories directly without preparation in front of the the classroom only 8 students that reaches KKM, 25% from 32 students with average 66. Cycle 1 tell stories about holiday there are 19 students that reaches KKM, 59,3% with average 72,75, on cycle 1 not yet reaches KKM so the next on cycle 2. Cycle 2 tell stories about experiences the result 24 students that reaches KKM, 75% from 32 students with the mean 80,25. Keyword: Speaking Ability, Story Telling, Activity
ANALISIS MOTIVASI KERJA DAN SIKAP TENAGA TATA USAHA PADA KEPUASAN PELAYANAN PELANGGAN (STUDI KASUS DI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR) ., Rachmatulaily; Merdekawati, Dewi Sri
INOVATOR Vol 5 No 2 (2016): SEPTEMBER
Publisher : prodima@fe.uika-bogor.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.278 KB) | DOI: 10.32832/inovator.v5i2.634

Abstract

Kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh persepsi kualitas jasa, kualitas produk, harga dan faktor-faktor yang bersifat pribadi serta yang bersifat situasi sesaat. Kepuasan pelanggan ditentukan oleh persepsi pelanggan mengenai kualitas jasa yang berfokus pada lima dimensi kualitas jasa, yaitu: berwujud (tangible), keandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan dan kepastian (assurance), empati (empathy). Tenaga tata usaha memegang peranan penting sebagai pelaksana dalam kegiatan layanan, yang mampu menciptakan situasi layanan yang menyenangkan sesuai dengan potensi yang dimilikinya yang bersifat administrasi dalam menunjang kelancaran layanan , sehingga menghasilkan layanan yang produktif.Tujuan penelitian terdiri dari : (1) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh motivasi kerja terhadap kepuasan pelayanan pelanggan (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh sikap tenaga tata usaha terhadap kepuasan pelayanan pelanggan (3) untuk mengetahui seberapa besar motivasi kerja dan sikap tenaga tata usaha terhadap kepuasan pelayanan pelanggan. Hasil penelitian : (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi kerja (X1) terhadap kepuasan pelayanan pelanggan (Y) sebesar 0,415 dan derajat determinative sebesar 0,173, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara sikap tenaga tata usaha (X2) terhadap kepuasan pelayanan pelanggan (Y), sebesar 0,421 dan derajat determinative sebesar 0,177, (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi kerja (X1) dan sikap tenaga tata usaha (X2) terhadap kepuasan pelayanan pelanggan (Y), sebesar 0,485, derajat determinative sebesar 0,235.
HUBUNGAN ANTARA DISIPLIN DAN KEPEMIMPINAN DENGAN KINERJA (STUDI KASUS PADA BAGIAN FRONT OFFICE KANTOR KEHUTANAN DI KOTA BOGOR ) ., Rachmatulaily; Merdekawati, Dewi Sri
INOVATOR Vol 6 No 1 (2017): MARET
Publisher : prodima@fe.uika-bogor.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.728 KB) | DOI: 10.32832/inovator.v6i1.642

Abstract

Kinerja merupakan suatu penilaian terhadap perilaku individu yang didalamnya termasuk pengukuran tentang baik buruknya individu tersebut dalam menyelesaikan tugas atau pekerjaanya. Dengan demikian kinerja pegawai fornt office merupakan rekaman tentang hasil –hasil yang dilakukan pada suatu fungsi tugas atau kegiatan tertentu pada suatu ukuran kurun waktu tertentu pula, yang diukur sesuai dengan kegiatan tersebut. Kinerja sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya disiplin dan kepemimpinan yang diterapkan pada lingkungan tersebut.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara disiplin dengan kinerja, mengetahui hubungan antara kepemimpinan dengan kinerja dan hubungan antara disiplin dan kepemimpinan secara bersama - sama dengan kinerja. Hasil penelitian mengenai hubungan antara disiplin dan kepemimpinan terhadap kinerja menunjukkan bahwa (1) Variabel disiplin memberikan kontribusi terhadap kinerja sebesar 0,437 yang berarti hubungan tersebut sedang dan derajat determinatif atau tingkat pengaruh varibel bebas (disiplin) terhadap variabel terikat (kinerja) sebesar 19, 1 % dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, (2) Variabel kepemimpinan memberikan kontribusi terhadap kinerja sebesar 0,557 yang berarti hubungan tersebut sedang dan derajat determinatif atau tingkat pengaruh varibel bebas (kepemimpinan) terhadap variabel terikat (kinerja) sebesar 31,1% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, (3) Variabel disiplin dan kepemimpinan memberikan kontribusi terhadap kinerja sebesar 0,614 yang berarti hubungan tersebut sedang dan derajat determinatif atau tingkat pengaruh varibel bebas (disiplin) dan kepemimpinan secara bersama terhadap variabel terikat (kinerja) sebesar 37, 6 % dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.