Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGUKURAN EFEKTIVITAS PENGOLAHAN MINYAK BUMI DENGAN PENERAPAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENSS (OEE) Permana, Ademas Permana; Ilham Muzakki; Ridho Pambudi
Swara Patra Vol 14 No 1 (2024): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37525/sp/2024-1/493

Abstract

PPSDM Migas merupakan instansi pemerintah yang berada dibawah naungan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral. Kilang PPSDM Migas Cepu dapat memproduksi produk mencapai 280 kl/hari yang terbagi dalam jenis Pertasol CA, Pertasol CB, Pertasol CC, Solar dan Residu. Perawatan merupakan hal yang wajib dilakukan bagi setiap perusahaan bertujuan untuk memperpanjang waktu pemakaian mesin atau peralatan yang dapat menjamin keandalan mesin dalam melakukan proses produksi. Penelitian ini dilakukan di kilang PPSDM Migas karena memiliki breakdown mesin dan peralatan yang paling tinggi yang berakibat pada kinerja pengolahan minyak bumi menjadi kurang efektif dan efisien. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk dapat mengukur efektivitas dari kegiatan pengolahan dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Dari perhitungan didapatkan nilai rata-rata OEE sebesar 96% dengan nilai availability sebesar 94%, nilai performance rate sebesar 99,50%, dan nilai sebesar 100%. Dari ketiga faktor nilai tersebut quality rate yang paling berpengaruh adalah nilai availability hanya sebesar 96% dan sudah memenuhi nilai standar rata-rata. Sehingga perlu dilakukan adanya peningkatan dalam optimaliasi kinerja untuk dapat mengurangi waktu breakdown yang terjadi.
Penyakit Terkait Paparan Panas: Tinjauan Masalah Kesehatan pada Pekerja Pertanian Akibat Perubahan Iklim Ridho Pambudi; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh perubahan iklim makin dirasakan akhir-akhir ini, terutama dampaknya pada bidang kesehatan. Insidensi penyakit terkait paparan panas meningkat seiring dengan suhu lingkungan yang juga meningkat akibat perubahan iklim terjadi saat ini. Pekerja di luar ruangan, terutama pekerja pertanian yang terpapar panas lebih intens dan memiliki kemungkinan lebih besar terkena penyakit terkait paparan panas. Suhu rata-rata dunia meningkat sampai dengan 0,85oC dalam seabad terakhir. Hal tersebut dihubungkan dengan perubahan iklim yang sedang terjadi saat ini. Paparan sinar matahari yang lebih intens terutama di negara tropis akan memberikan dampak di bidang kesehatan pada para pekerja pertanian. Pekerjaan di luar ruangan, seperti yang dilakukan para petani, akan secara langsung mendapatkan pengaruh yang cukup besar akibatpeningkatan suhu tersebut. Para pekerja pertanian mungkin akan mengalami berbagai masalah kesehatan mulai dari dehidrasi sampai kematian. Selain itu, performa dan produktivitas kerja para pekerja akan mengalami penurunan seiring dengan makin banyaknya paparan panas yang diterima. Masalah kesehatan dan dampaknya kepada pekerja perlumendapatkan perhatian lebih dari para pekerja, pengusaha, dan pemegang kebijakan terutama bidang kesehatan agar masalah tersebut terselesaikan. Lebih jauh lagi, peningkatan kesehatan diharapkan juga dapat meningkatkan produktivitas pekerja, sehingga dapat menguntungkan semua pihak. Karena penyakit terkait panas yang disebabkan oleh perubahan iklim, diperlukan perhatian khusus untuk pekerja pertanian akibat suhu lingkungan meningkat akhir-akhir ini. Sehingga, kesehatan pekerja dapat meningkat dan kedepannya diharapkan produktivitas kerja juga akan meningkat.Kata Kunci: kesehatan, panas, pekerja, pertanian, perubahan iklim