Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tingkat Kesehatan Penduduk yang Rendah dan Faktor Penyebab Tingginya Angka Stunting di Indonesia Fikri, Alfin Raihan; Aprilliana; Panjaitan, Rinka
Legal System Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : CV. Kimtaro Jaya Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/lsj.v2i1.349

Abstract

Indonesia memiliki tingkat kesehatan penduduk yang cukup rendah. Di sisi lain, penduduknya pun mengalami peningkatan yakni pada tahun 2024 mencapai 279 juta penduduk. Hal ini diikuti pula dengan lemahnya tingkat kesadaran penduduk Indonesia terhadap pentingnya kesehatan bagi individu masing-masing. Salah satu persoalan yang menjadi sorot perhatian ialah masalah gizi pada anak yakni stunting. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang merupakan akibat dari kurangnya gizi sehingga anak mengalami keterlambatan dalam tumbuh kembangnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi atau mendasari adanya stunting diklasifikasikan ke dalam 2 jenis, yakni faktor internal seperti panjang badan lahir pendek, asupan nutrisi yang tidak sehat, riwayat yang tidak mendapatkan ASI eksklusif dan faktor eksternal berupa faktor ekonomi, jumlah anggota keluarga, kondisi sanitasi. Negara sebagai pengemban pelayanan publik memiliki tanggung jawab mengambil langkah guna mengatasi permasalahan stunting ini. Dalam hal ini, pemerintah sebagai wujud personifikasi negara tentu dipertanyakan gerak-geriknya yakni terkait upaya pemerintah dalam penanganan masalah stunting. Negara sebagai pengemban pelayanan publik memiliki tanggung jawab mengambil langkah guna mengatasi permasalahan stunting ini. Dalam hal ini, pemerintah sebagai wujud personifikasi negara tentu dipertanyakan gerak-geriknya yakni terkait upaya pemerintah dalam penanganan masalah stunting. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam menyikapi permasalahan stunting baik upaya dalam bentuk regulasi maupun sosialisasi yang juga dilakukan dengan penyebaran informasi secara elektronik melalui situs stunting.go.id
A Systematic Literature Review on the Influence of Geology and Geotechnical Parameters in Blast Design Optimization Aprilliana; Y. Maulana
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i1.1763

Abstract

Blasting is a critical operation in mining and civil engineering projects, and its effectiveness is strongly influenced by both blasting parameters and the geological characteristics of the rock mass. However, conventional blast design approaches often rely mainly on empirical guidelines and explosive parameters, while the variability of geological and geotechnical conditions is frequently underrepresented in the design process. Therefore, this study aims to systematically review and synthesize existing scientific literature on the influence of geological and geotechnical parameters in blast design optimization in order to identify key controlling factors, research trends, and technological developments that support more efficient and environmentally responsible blasting practices. This research adopts a systematic literature review approach based on established review procedures. Relevant scientific publications were collected from major academic databases, particularly Scopus indexed journals, using structured search strings applied to article titles, abstracts, and keywords. The selected studies were screened and analyzed, and the findings were synthesized into several thematic categories related to geological conditions, rock mass properties, blasting performance, environmental impacts, and emerging technologies in blast design optimization. The results show that geological and geotechnical parameters such as rock strength, discontinuity characteristics, structural geology, and rock mass classification significantly influence blasting outcomes, including rock fragmentation, explosive energy distribution, ground vibration, and flyrock generation. The findings also highlight the importance of the interaction between blast design parameters and geological variability in determining blasting efficiency. In addition, recent technological developments, including Measurement While Drilling systems, numerical modeling techniques, and machine learning based predictive models, have improved the integration of geological information into blast design optimization. The novelty of this study lies in its comprehensive synthesis of interdisciplinary research that integrates geological characterization, geotechnical analysis, and blasting engineering within a unified conceptual framework. This study contributes to the advancement of blasting research by providing an integrated understanding of the role of geological and geotechnical parameters in blast design optimization and by highlighting the transition toward data driven and geology informed blasting strategies in modern mining operations.
ANALISIS KELAS MASSA BATUAN TERHADAP FRAGMENTASI HASIL PELEDAKAN MENGGUNAKAN SPLITDEKSTOP Aprilliana; Dania Rizkie; Dwi Wahyu Hardiyanto
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 14 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v14i1.1724

Abstract

Rock Mass Rating (RMR) berfungsi sebagai metode evaluasi untuk menentukan karakteristik dan kelas massa batuan. Sistem klasifikasi ini didasarkan pada lima parameter utama: kuat tekan batuan, Rock Quality Designation (RQD), jarak diskontinuitas, kondisi diskontinuitas, serta kondisi air tanah. Hasil klasifikasi RMR kemudian digunakan sebagai acuan dalam menganalisis fragmentasi akibat aktivitas peledakan. Berdasarkan pengujian laboratorium dan observasi lapangan, kualitas peledakan saat ini dinilai sangat baik karena tidak ditemukan adanya boulder (bongkahan batuan besar). Pada dasarnya, variasi ukuran fragmentasi tidak akan menghambat produktivitas operasional, asalkan material hasil peledakan tersebut memiliki dimensi yang sesuai untuk dimuat ke dalam bucket alat gali muat yang digunakan.