Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Modal Sosial Kelompok Tani dalam Peningkatan Kesejahteraan Sosial Ekonomi Perspektif Ekonomi Islam M. Zailani; Budimansyah; Nurhayati
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v3i3.871

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari kegigihan H. Husni dalam membentuk kelompok tani, agar kualitas pertanian di Pekon Wargomulyo, Kecamatan Pardasuka, Kabupuaten Pringsewu menjadi lebih baik. Sehingga, penelitian ini perlu diadakan untuk melihat dinamika modal sosial di kelompok tani Pekon Wargomulyo, Kecamatan Pardasuka, Kabupuaten Pringsewu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif atau yang bersifat deskriptif kualitatif, dengan jenis penelitian fenomenologi.  Pengambilan informan dengan teknik purposive sampling. Informan kunci pada penelitian ini yaitu H.Husni selaku pelopor berdirinya kelompok tani di Pekon Wargomulyo, dan Para ketua kelompok tani di setiap Rukun Kampung. Informan tambahan adalah beberapa anggota kelompok tani selain informan kunci. Hasil penelitiannya menyatakan bahwa modal sosial memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi komunitas kelompok tani di Pekon Wargomulyo, terdapat perubahan yang lebih baik setelah ikut bergabung menjadi anggota komunitas kelompok tani Pekon Wargomulyo. Unsur modal sosial yang ada didalamnya terdiri dari kepercayaan, hubungan timbal balik, norma, dan jaringan sosial. Prinsip ekonomi Islam yang diterapkan yaitu  iman kepada Allah (Tauhid), kepemimpinan (khilafah), dan keadilan.
DINAMIKA KEPUTUSAN PERNIKAHAN USIA DINI PADA PEREMPUAN: PENDEKATAN ANALISIS FAKTOR SOSIAL EKONOMI BERBASIS DATA PANEL DI INDONESIA M. Zailani; Tyara Cahya Nurani; Muhammad Naufal Syarif Rasyid; Alisya Rachma; Muhammad Rifqi Fawwaz; Fachry Ali Azhar; Fitri Amalia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.58774

Abstract

Early marriage among women remains an unresolved human development challenge in Indonesia, characterized by fluctuating prevalence rates and pronounced regional disparities. This study examines the effects of female education level, the Gender Empowerment Index (GEI), Female Labour Force Participation Rate (FLFPR), and female per capita expenditure on early marriage rates across 10 Indonesian provinces during 2020–2024. Using a balanced panel of 50 observations, model selection through Chow, Hausman, and Lagrange Multiplier tests identified the Random Effects Model (REM) as the most appropriate estimator. Results show that female education (β = −0.464; p = 0.0000), GEI (β = −0.260; p = 0.0414), and FLFPR (β = −0.266; p = 0.0021) each exert a significant negative effect on early marriage prevalence, while female per capita expenditure is statistically insignificant (p = 0.2649). The model explains 62.51% of inter-provincial variation (Adjusted R² = 0.6251), and a high intra-class correlation (ρ = 0.8085) highlights the need for region-specific policy responses. These findings underscore that expanding access to education, advancing gender empowerment, and broadening formal employment opportunities for women are the most effective levers for reducing early marriage in Indonesia.