Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh good corporate governance yang diproksikan oleh indikator komisaris independen (KI), komite audit (KA), sales growth (SG), dan capital intensity (CPR) terhadap agresivitas pajak diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR). Jenis data penelitian kuantitatif menggunakan sumber data sekunder laporan keuangan tahunan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 47 data perusahaan. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga total perusahaan menjadi 40. Metode analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Objek penelitian perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2021. Analisis data yang dilakukan dengan uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis dengan metode regresi berganda yang menggunakan bantuan software SPSS 25. Yang membedakan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya ialah penelitian ini menggunakan data pada masa pandemi tahun 2020-2021. Dimana pada masa pandemi memiliki pengaruh pada sektor perekonomian Indonesia. Berdasarkan hasil dari uji model penelitian ini layak untuk digunakan. Sedangkan secara parsial tidak adanya pengaruh yang signifikan dari komisaris independen, komite audit dan sales growth terhadap agresivitas pajak sedangkan capital intensity berpengaruh negatif signifikan terhadap agresivitas pajak. Pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI. Adapun keterbatasan dalam penelitian ini, yaitu pada ruang lingkup yang digunakan tidak terlalu luas, dimana peneliti hanya fokus pada satu sektor perusahaan saja. Sehingga hasil yang diperoleh pada penelitian ini masih kurang mempengaruhi variabel dependen. Kontribusi dalam penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan mengenai good corporate governance, sales growth dan capital intensity. Dan penelitian ini dalam menggunakan variabel good corporate governance sebaiknya perlu ditambahkan oleh beberapa variabel lain yang mampu mempengaruhi variabel agresivitas pajak.Kata Kunci : Good Corporate Governance, Sales Growth, Capital Intensity, Agresivitas Pajak