Pratama, Asyraf Dhia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Literatur: Pengaruh Media Pembelajaran Permainan Tradisional Terhadap Hasil belajar Siswa Pratama, Asyraf Dhia; Putri , Wahyu Setia Kuscahyaning
Citius : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): CITIUS : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
Publisher : Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/citius.v4i1.2631

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi individu secara menyeluruh. Dalam proses pembelajaran, media pembelajaran memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan adalah permainan tradisional.  Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode penelitian kepustakaan atau studi literatur. Penelitian ini melibatkan pengumpulan, pengkajian, dan analisis kritis terhadap literatur yang relevan, seperti artikel ilmiah, jurnal pendidikan, yang membahas tentang permainan tradisional dan efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode analisis yang digunakan mencakup analisis deskriptif untuk menggambarkan temuan utama dari literatur yang ditinjau dan meta-analisis untuk menyatukan hasil-hasil penelitian yang relevan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran permainan tradisional dapat eningkatkan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, sangat penting untuk membangun kembali permainan tradisional untuk anak sebagai media yang ampuh dalam merangsang tumbuh kembang anak menjadi lebih optimal serta tidak menghilangkan nilai budaya leluhur. Simpulan, hasil penelitian menegaskan bahwa penggunaan permainan tradisional sebagai media pembelajaran di era modern mampu meningkatkan hasil belajar anak. Saran perlu adanya dukungan lebih lanjut dari pihak pendidikan, orang tua, dan komunitas dalam mengimplementasikan permainan tradisional dalam kurikulum pembelajaran. Penelitian Selanjutnya dapat menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan komunitas dalam melestarikan permainan tradisional.