Delilah, Eva
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Persepsi Masyarakat Indonesia terhadap Obat Kimia dan Tradisional melalui Analisis Linguistik dan NLP dalam Konteks Farmasi Irmawati, Irmawati; Aziz, Firman; Delilah, Eva; Ishak, Pertiwi; Jafar, Jafar
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences Vol. 3 No. 1: Februari: 2025: JOPACS
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/jopacs.v3i1.76

Abstract

Persepsi masyarakat terhadap obat kimia dan tradisional di Indonesia memiliki pengaruh signifikan terhadap pilihan pengobatan serta tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi. Kedua jenis obat ini, meskipun digunakan secara luas, kerap kali dipandang berbeda oleh masyarakat berdasarkan berbagai faktor seperti budaya, nilai-nilai kepercayaan, dan pengalaman personal dalam penggunaannya. Dalam konteks modern yang ditandai dengan berkembangnya teknologi digital, media sosial telah menjadi ruang publik yang penting bagi masyarakat untuk mengekspresikan opini, berbagi pengalaman, dan membentuk narasi kolektif tentang obat-obatan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat Indonesia terhadap obat kimia dan obat tradisional melalui pendekatan interdisipliner yang menggabungkan analisis linguistik dan pemrosesan bahasa alami (Natural Language Processing/NLP). Data dikumpulkan dari platform media sosial seperti Twitter serta forum-forum kesehatan daring selama periode Januari hingga Maret 2024, menghasilkan lebih dari 50.000 unggahan dan komentar. Proses analisis mencakup pra-pemrosesan teks, analisis sentimen menggunakan model IndoBERT, topic modeling dengan BERTopic, dan analisis linguistik untuk menggali kedalaman makna bahasa yang digunakan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat tradisional lebih sering diasosiasikan dengan persepsi positif, terutama terkait sifatnya yang dianggap alami dan aman. Sebaliknya, obat kimia sering dipandang negatif, terutama karena isu efek samping dan ketergantungan. Temuan ini memberikan wawasan penting dalam menyusun strategi komunikasi kesehatan dan edukasi masyarakat yang lebih adaptif terhadap persepsi dan pola bahasa publik di Indonesia.