Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PIPA BERISI “BERSIH SANITASI” SEBAGAI TEKNOLOGI TEPAT GUNA DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA TARAKAN (STUDI INOVASI PADA PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PT PERTAMINA PATRA NIAGA FUEL TERMINAL TARAKAN) Muhammad Fauzan Ridwan; Danny. HS
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v6i2.5818

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang menjadi tantangan besar di negara berkembang termasuk indonesia. Permasalahan ini mencerminkan kondisi gizi kurang dalam waktu panjang yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Tingginya prevalensi Stunting disuatu wilayah mencerminkan rendahnya akses terhadap makanan bergizi, layanan kesehatan dan sanitasi yang tidak layak. Pembangunan infrastruktur seperti sanitasi, jamban, air bersih, perumahan yang sehat menciptakan kualitas udara bersih sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan yang lebih baik. Mengacu pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Pilar ke 6 mengenai akses air bersih dan sanitasi menunjukkan bahwa permasalahan dasar air bersih menjadi kunci utama dalam peningkatan kesehatan Masyarakat. Penelitian ini menunjukkan intervensi dalam pengembangan infrasruktur melalui Teknologi Tepat Guna (TTG) yang mampu menjadi solusi permasalahan sanitasi bagi Masyarakat sekaligus mampu menurunkan prevalensi Stunting sebesar 26 jiwa dengan perbandingan sebelumnya yang mencatat Balita Stunting di kelurahan Gunung Lingkas sebesar 91 jiwa sejak tahun 2022. Prevalensi penurunan kasus Stunting di kelurahan Gunung Lingkas melalui program Gunting (Gunung Lingkas Anti Stunting) sebesar 3,57% dari 2.394 Balita. Inovasi Pipa Berisi (Instalasi Pipa Bersih Sanitasi) yang dikenalkan oleh PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tarakan mampu membangun kesadaran Masyarakat di Gunung Lingkas dalam kebiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).