Nowadays, animal lovers are eager to have pet ferrets as they are quite in demand. Despite the desire of many animal enthusiasts to keep ferrets, there are some challenges that owners face, such as when the animal is sick, limited knowledge sources, which may hinder first aid for sick ferrets. Therefore, a system is needed to identify the disease and determine the solution without having to meet an expert in person. Forward Chaining will be used in this research to build an expert system, this method uses understanding conclusions that use facts to get conclusions. The results obtained are a website-based expert system to help identify ferret diseases that are easy to use by only entering symptom facts and the system's decision results have an accuracy rate of 80.0%.Keywords: Expert System; Ferrets; Forward Chaining AbstrakSaat ini, pecinta hewan yang ingin memiliki musang peliharaan karena cukup diminati. Terlepas dari keinginan banyak penggemar hewan untuk memelihara musang, ada beberapa tantangan yang dihadapi pemiliknya, seperti ketika hewan sakit, sumber pengetahuan yang terbatas, yang mungkin menghambat pertolongan pertama untuk musang yang sakit. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem untuk mengidentifikasi penyakit dan menentukan solusinya tanpa harus bertemu langsung dengan seorang pakar. Forward Chaining akan digunakan kedalam penelitian ini untuk membangun sebuah sistem pakar, metode ini menggunakan konklusi pemahaman yang memakai fakta untuk mendapatkan simpulan. Hasil yang diperoleh yaitu sistem pakar berbasis website untuk membantu mengidentifikasi penyakit musang yang mudah digunakan dengan hanya memasukkan fakta gejala dan hasil keputusan sistem memiliki tingkat akurasi sebesar 80,0%.Kata kunci: Sistem Pakar; Musang; Forward ChainingÂ