Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Komunitas Ibu PKK Melalui Pelatihan Pengolahan Susu Kedelai Sari Telang Sebagai Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Truko, Kabupaten Kendal Alarif, Bimantoro; Widyastuti, Dini; Tamalia, Santi Risqi; Shofa, Dina Nala; Nuranita, Lili; Adistiya, Tiara Nur; Nasyarah, Aspira Sajidatun; Nur’aini, Lathifah; Ardyanto, Galuh; Rusli, Yeni; Mustofa, Muhamad Jazuli; Hapsari, Dinda; Salam, Abdul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2024): JPMI - Februari 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1914

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di Desa Truko ialah gangguan pertumbuhan pada anak atau sering disebut dengan stunting. Di Desa Truko sendiri terdapat 39 orang anak yang terindikasi stunting, kemudian pemerintah setempat mengintervensi dua anak yang terindikasi stunting dengan memberikan asupan makanan selama 90 hari. Oleh karena itu, untuk mencegah stunting yang berkelanjutan pada anak di Desa Truko, mahasiswa KKN memiliki rancangan ide pembuatan susu kedelai dengan mengkombinasikan bahan dasar Bunga Telang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Workshop yaitu sosialisasi dan pelatihan, sosialisasi terdiri dari pemaparan materi mengenai kandungan serta manfaat bunga telang kemudian pelatihan pembuatan olahan bunga telang menjadi agar-agar dan susu kedelai. Sasaran kegiatan ini adalah komunitas ibu PKK, kader posyandu, ibu hamil, serta ibu yang mempunyai anak balita di Desa Truko dengan jumlah 30 peserta. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pemberdayaan pelatihan pengolahan susu kedelai sari telang dilakukan dengan beberapa tahapan, diantaranya pemaparan materi tentang pengetahuan pentingnya pencegahan stunting melalui asupan gizi dari olahan susu kedelai, dan bunga telang serta pengenalan telang, manfaat telang, kandungan telang, dan olahan makanan yang dapat dicampurkan dengan bunga telang. Dengan demikian pelatihan pemanfaatan kedelai dan bunga telang dilakukan untuk menghasilkan inovasi produk susu kedelai sari telang sebagai pendamping air susu ibu dalam rangka upaya pencegahan stunting.
The decision architecture of sustainable fashion: Evaluating green knowledge as a mediator in generation Z purchase intentions Mustofa, Muhamad Jazuli; Maula , Defia Ifsantin
EcoProfit: Sustainable and Environment Business Vol. 3 No. 2: January (2026)
Publisher : Institute for Advanced Science Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/ecoprofit.v3i2.2026.2317

Abstract

Background: Indonesia's textile and apparel industry, while being a major economic contributor due to fast fashion growth, faces criticism for its environmental impact, prompting brands like UNIQLO to adopt sustainable marketing practices. This study aimed to examine how green marketing tools specifically eco-labels, eco-brands, and environmental advertisements affect green purchase intention among Generation Z in Yogyakarta, with green knowledge assessed as a mediating factor. Method: Employing a quantitative method and purposive sampling of 250 respondents, the research applied Structural Equation Modeling (SEM) using SMART PLS 3.0 to analyze the data. Finding: The results demonstrated that eco-labels and environmental advertisements significantly enhance green purchase intention through the mediation of green knowledge, while eco-brands showed a positive but insignificant effect. The structural model achieved an R-square value of 0.620, confirming that the integrated variables explain 62% of the variance in green purchase intention, with environmental advertising identified as the most dominant predictor (F² = 0.388). Conclusion: The study concludes that strengthening eco-labeling and environmental advertising, alongside effective education, can significantly promote sustainable purchasing behavior among young consumers. However, the findings are limited to Generation Z in a single region, suggesting that future studies should incorporate broader demographics, geographic diversity, and additional influencing variables for wider applicability. Novelty/Originality of this article: This research contributes a localized structural model that evaluates the psychological mechanism of green knowledge as a mediator within the Indonesian fast-fashion industry.