Iwan Rudiansyah, Intihaul Khiyaroh
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Paradigma Manhajul fikr wal harokah sebagai Landasan Komunikasi Dakwah: Analisis Kritis Model Dakwah Kontemporer Iwan Rudiansyah, Intihaul Khiyaroh; Razif Baharuddin
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v3i1.9532

Abstract

Artikel ini mengkaji secara kritis model dakwah kontemporer dengan menempatkan Manhajul fikr wal harokah sebagai paradigma dasar dalam komunikasi dakwah Islam. Pendekatan ini menekankan integrasi antara pemikiran yang sistematis dan gerakan yang terorganisir dalam menyampaikan nilai-nilai Islam kepada masyarakat modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui kajian pustaka, wawancara mendalam, dan observasi pada komunitas dakwah terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dakwah yang berlandaskan Manhajul fikr wal harokah memiliki potensi signifikan untuk mengatasi stagnasi metode dakwah tradisional. Paradigma ini mampu menjembatani nilai-nilai Islam yang bersifat normatif dengan kebutuhan masyarakat kontemporer yang dinamis, sehingga menghasilkan kerangka komunikasi yang lebih transformatif dan responsif terhadap konteks sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan menawarkan perspektif baru dalam komunikasi dakwah serta kontribusi praktis dengan memberikan rujukan strategis bagi para da’i dan organisasi dakwah dalam merancang program yang adaptif dan berdampak sosial. Temuan ini menegaskan urgensi pengembangan Manhajul fikr wal harokah sebagai paradigma berkelanjutan bagi komunikasi dakwah kontemporer.   This study critically examines contemporary da'wah models by placing Manhajul fikr wal harokah as the basic paradigm in Islamic da'wah communication. This approach emphasizes the integration of systematic thinking and organized movements in conveying Islamic values to modern society. This study employs a qualitative method with a case study design, where data is collected through literature review, in-depth interviews, and observations within selected da'wah communities. The findings indicate that the da'wah model grounded in Manhajul fikr wal harokah holds significant potential to address the stagnation of traditional da'wah methods. This paradigm bridges normative Islamic values with the dynamic needs of contemporary society, resulting in a more transformative and socially responsive communication framework. This study contributes theoretically by offering a new perspective on da'wah communication and practically by providing strategic references for da'is and da'wah organizations in designing adaptive and socially impactful programs. These findings underscore the urgency of developing Manhajul fikr wal harokah as a sustainable paradigm for contemporary da'wah communication.