Kelompok tani Esa Genang Leos merupakan salah kelompok tani yang berlokasi di Kelurahan Rurukan Kota Tomohon, dengan komoditas utama yang dihasilkan adalah wortel. Berdasarkan analisis situasi terhadap kondisi kelompok maka ditemukan permasalahan utama pada bidang produksi meliputi proses pencucian wortel yang tidak efisien karena masih dilakukan secara manual, sehingga berdampak pada kapasitas produksi yang rendah, serta pengelolaan air yang tidak tepat guna. Permasalahan selanjutnya pada bidang pemasaran, yaitu lemahnya strategi pemasaran, serta rendahnya keterampilan mitra dalam memberikan nilai tambah pada produk sebelum dipasarkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi, penerapan teknologi, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Hasil dari program pengabdian ini menunjukkan peningkatan level keberdayaan mitra pada aspek produksi, yaitu terjadi peningkatan kapasitas produksi karena proses pencucian wortel menjadi lebih efisien yaitu kurang dari 15 menit untuk satu kali pencucian. Kondisi ini kemudian berdampak pada meningkatnya kapasitas produksi wortel bersih menjadi lebih dari 80% jika dibandingkan dengan pencucian secara manual, dan penggunaan air untuk proses pencucian menjadi lebih kecil, yaitu kurang lebih 30 Liter untuk satu kali pencucian. Program ini juga menghasilkan peningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan mitra terkait strategi pemasaran wortel maupun produk hortikultura lainnya. Pengetahuan, pemahaman dan keterampilan mitra dalam hal pengemasan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing pemasaran produk juga mengalami peningkatan lebih dari 90% dibandingkan penilaian saat pre-test.