Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Klasifikasi Deteksi Gejala Awal COVID-19 Dengan Metode Logistic Regression, Random Forest Classifier dan Support Vector Machine Azimah, Fauzan; Rizky Nova Wardani, Kiky
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v1i6.135

Abstract

Coronavirus Disease 19 (COVID-19) merupakan virus baru yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan. Virus ini berasal dari hewan yang dapat menular pada manusia dengan percikan air liur. Menurut data epidemiologi rata-rata pasien terjangkit virus ini berusia 15-80 tahun. Virus ini memiliki masa inkubasi 2-14 hari yang mempunyai gejala awal yaitu deman tinggi, sesak nafas, batuk pilek. Indonesia memiliki 2 kasus pertama pada 2 maret 2020. permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana mengklasifiasi resiko terjangkit virus covid-19 dari gejala yang ditimbulkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat resiko terjangkit virus covid-19 berdasarkan instrument yang digunakan dari metode AI Project Cycle yang terdiri dari 6 tahapan yaitu Problem Scoping, Data Acquisition, Data Exploration, Modelling, Evaluation dan Deployment. Dataset yang digunakan peneliti diambil dari web resmi kaggle.com. Penelitin ini menggunakan 3 (tiga) algoritma yaitu Logistic Regression, Random Forest Classfier dan Support Vector Machine. Nilai akurasi pada dataset dengan 6512 rows * 12 columns data pasien terjangkit covid-19 menggunakan algoritma Logistic Regression memperoleh 87%, Random Forest Classifier memperoleh 86% dan Support Vector Machine memperoleh 83%. Pada penelitian ini algoritma klasifikasi Logistic Regression memberikan nilai akurasi yang tertinggi.
Mengoptimalkan Media Sosial Untuk Meningkatkan Kesadaran Isu Global di Kalangan Remaja Maulana, Arjun; Widiyanarti, Tantry; Hasan, Daffa Anugrah; Gymnastiar, Asyfa Davy; Luthfi, Rizqi Muhammad Fadhila; Azimah, Fauzan
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14560358

Abstract

The development of digital technology and social media has changed the way youth interact and access information. With more than 4.26 billion social media users worldwide, these platforms have great potential to raise awareness among youth on global issues such as climate change, human rights and social conflict. This study aims to explore how to optimize the use of social media as a tool to raise youth awareness of global issues. The methods used in this research include surveys and interviews with adolescent social media users as well as content analysis of various social media platforms. The results show that social media can be an effective tool in disseminating information and encouraging active participation of young people in social activities. However, challenges such as the spread of false information and bias are also recognized as challenges that need to be overcome. This study recommends strategies to use social media wisely, including collaboration with influencers, awareness campaigns and media literacy education. In this way, young people can act as agents of change, strengthen intercultural understanding and solidarity, and create a more inclusive and tolerant world.