Komunikasi interpersonal yang baik berperan penting dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola komunikasi interpersonal di masyarakat pedesaan dan bagaimana pola tersebut berdampak pada minimnya permasalahan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung terhadap interaksi masyarakat desa, yang memungkinkan peneliti untuk mengamati secara langsung dinamika komunikasi yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat desa memiliki pola komunikasi interpersonal yang baik. Hal ini ditandai dengan sikap ramah, saling menyapa, penggunaan bahasa yang sopan, serta gestur tubuh yang sesuai dalam interaksi. Selain itu, terdapat empati yang tinggi terhadap orang lain dan penghargaan terhadap pendapat orang lain, yang memperkuat hubungan sosial di antara mereka. Pola komunikasi ini tidak hanya menciptakan suasana yang nyaman, tetapi juga mengurangi potensi terjadinya konflik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat desa berkontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan minim konflik. Diharapkan kesadaran akan pentingnya komunikasi interpersonal ini terus dijaga dan dikembangkan. Penguatan pola komunikasi yang positif dapat memperkuat ikatan sosial, sehingga menciptakan kehidupan bermasyarakat yang lebih damai dan harmonis. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi masyarakat untuk terus menerapkan dan mengembangkan pola komunikasi yang baik demi kesejahteraan bersama.