Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran IPA akibat penggunaan media konvensional yang monoton. Untuk mengatasinya, dipilih media video pembelajaran animasi karena mampu memadukan unsur visual, auditori, dan gerak sehingga konsep abstrak IPA dapat disajikan lebih konkret dan menarik. Dibandingkan media lain seperti teks atau gambar statis, animasi lebih efektif dalam meningkatkan motivasi, pemahaman konsep, serta menstimulasi kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media video pembelajaran animasi terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas III. Mengetahui seberapa besar pengaruh media video pembelajaran animasi terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimental menggunakan desain one group pretest-posttest. Penelitian ini dilaksanakan di MI Nurul Islam Mirigambar Tulungagung dengan sampel kelas III yang berjumlah 21 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan : Nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media video pembelajaran animasi terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hasil analisis N-Gain sebesar 0,5370 yang menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis berada pada kategori sedang.