Artikel ini akan membahas bagaimana pendidikan agama Kristen dapat menjadi wahana untuk menggali nilai-nilai abadi dan universal, sekaligus menawarkan sudut pandang yang menarik mengenai peran agama dalam pembentukan karakter individu dan masyarakat. Penelitian ini membahas konsep harmoni esensialisme dalam pendidikan Agama Kristen dengan fokus pada penggalian nilai-nilai kebenaran abadi dalam pembentukan karakter. Esensialisme adalah pendekatan dalam pendidikan yang menekankan pentingnya mengajarkan pengetahuan dasar dan nilai-nilai yang dianggap abadi untuk membentuk karakter yang kuat dan berkelanjutan. Dalam konteks pendidikan Agama Kristen, harmoni esensialisme mengacu pada upaya untuk mengintegrasikan ajaran agama dengan prinsip-prinsip pendidikan esensialisme. Pendidikan Agama Kristen bertujuan untuk membentuk karakter yang mencerminkan nilai-nilai Kristen yang diyakini sebagai kebenaran abadi. Dalam pendidikan agama, nilai-nilai seperti kasih, keadilan, kerendahan hati, dan komitmen terhadap Tuhan sering ditekankan sebagai aspek penting dalam pembentukan karakter. Penelitian ini menggunakan metode analisis literatur dan studi kasus untuk mengeksplorasi bagaimana konsep harmoni esensialisme diterapkan dalam pendidikan Agama Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Agama Kristen yang menggabungkan nilai-nilai kebenaran abadi dengan prinsip-prinsip esensialisme dapat memberikan landasan yang kuat bagi pembentukan karakter yang kokoh dan moral yang berkelanjutan. Penelitian ini juga membahas tantangan dan kendala yang mungkin muncul dalam mengimplementasikan pendidikan Agama Kristen berbasis esensialisme, termasuk pemahaman yang beragam tentang nilai-nilai agama dan tuntutan pluralitas masyarakat. Namun, dengan pendekatan yang bijak dan terstruktur, pendidikan Agama Kristen dapat menjadi sarana yang efektif untuk membentuk karakter yang mencerminkan nilai-nilai kebenaran abadi. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya integrasi antara pendidikan Agama Kristen dan pendekatan esensialisme untuk menghasilkan lulusan yang memiliki karakter yang kuat, berlandaskan nilai-nilai kebenaran abadi, dan mampu menjalani kehidupan yang bermakna dalam konteks agama Kristen.