Korwa, Frengki
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SPIRITUALITAS KONTEKSTUAL: MODEL PENDIDIKAN IMAN KRISTEN DALAM MENJAWAB TANTANGAN GENERASI Z Padakari, Seprianus L.; Korwa, Frengki
Imitatio Christo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Imitatio Christo - Edisi Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Arastamar Grimenawa Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63536/imitatiochristo.v1i1.3

Abstract

Artikel ini membahas spiritualitas kontekstual sebagai model pendidikan iman Kristen yang relevan untuk menghadapi tantangan Generasi Z. Generasi ini memiliki karakteristik unik, seperti ketergantungan pada teknologi, pencarian makna autentik, serta keterbukaan terhadap isu-isu sosial dan inklusivitas. Tantangan budaya sekuler, kesehatan mental, dan perubahan sosial yang dinamis menuntut gereja dan lembaga pendidikan Kristen untuk mengadopsi pendekatan yang adaptif dan kontekstual. Melalui metode kualitatif deskriptif yang didasarkan pada literatur dari buku, jurnal, dan artikel, penelitian ini mengidentifikasi konsep spiritualitas kontekstual yang mengintegrasikan ajaran Alkitab dengan realitas kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini mencakup pemanfaatan teknologi, penguatan komunitas, serta pembelajaran yang interaktif dan holistik. Faktor pendukung seperti akses teknologi, komunitas inklusif, dan kurikulum kontekstual diimbangi oleh hambatan berupa ketidaksiapan infrastruktur dan budaya sekuler. Hasilnya menunjukkan bahwa spiritualitas kontekstual tidak hanya relevan dalam menanamkan iman Kristen, tetapi juga mempersiapkan Generasi Z untuk menjadi pemimpin yang berintegritas. Dengan demikian model ini dapat menjawab kebutuhan zaman, memperbarui cara pendidikan Kristen dilakukan, dan memperkuat iman generasi muda di tengah dunia yang terus berubah.
Pembulian dan Hukuman Dalam 2Raja-Raja 2:23-24: Analisis Teologis dan Etika Kristen di Era Kontemporer Korwa, Frangky
MEFORAS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen (Maret)
Publisher : STT Arastamar Wamena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65054/meforas.v2i1.34

Abstract

This research analyzes bullying and punishment in 2 Kings 2:23-24 with a Christian theological and ethical approach in a contemporary context. The main aim of the research is to understand the theological meaning behind the prophet Elisha's response to the offense he received and how Christian principles can be applied in dealing with bullying in the modern era. The main issue discussed is the relevance of this story to the phenomenon of social violence, especially in the form of bullying. The research method used is qualitative based on literature study with an exposition approach to interpret texts historically, linguistically and theologically. The novelty of this research lies in the integration of biblical studies with contemporary social issues, providing a new perspective on justice and love in dealing with bullying. The research results show that insulting Elisha was not just an individual act, but rather a collective collective reflection on divine authority. In the modern context, Christian teachings about love, forgiveness and respect for others are important guidelines in overcoming the phenomenon of bullying, both in direct interactions and in the digital world.