Hezron, Yoel Dongan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kerentanan Intrinsik dan Spesifik Airtanah Terhadap Pencemaran di Sub DAS Amprong, Malang, Jawa Timur Analysis of Intrinsic and Specific Groundwater Vulnerability to Pollution in Amprong Sub-watershed, Malang, East Java Hezron, Yoel Dongan; Asmaranto, Runi; Haribowo, Riyanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.19

Abstract

Airtanah menjadi sumber air yang dibutuhkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Perkembangan aktivitas masyarakat di daerah Sub DAS Amprong mengakibatkan potensi airtanah untuk tercemar semakin tinggi. Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kerentanan intrinsik dan spesifik airtanah di wilayah Sub DAS Amprong dan mengetahui zonasi kerentanan airtanah berdasarkan klasifikasi kerentanan di wilayah Sub DAS Amprong. Metode analisis pada penelitian kali ini yaitu kerentanan airtanah dengan metode Susceptibility Index (SI) oleh Ribeiro. Parameter yang digunakan pada penelitian ini adalah kedalaman muka airtanah, media akuifer, imbuhan airtanah, kemiringan lereng, dan penggunaan lahan. Klasifikasi kerentanan airtanah dibagi menjadi tiga kelas berdasarkan tingkat kerentanan airtanah terhadap pencemaran yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian ini adalah (1) kerentanan intrinsik terdiri atas tingkat kerentanan rendah seluas 149.702 km² kerentanan sedang seluas 173.698 km² dan kerentanan tinggi seluas 9.203 km². (2) Kerentanan spesifik terdiri atas tingkat kerentanan rendah seluas 113.34 km², kerentanan sedang seluas 119.471 km² dan kerentanan tinggi seluas 99.792 km². (3) Kerentanan rendah terdapat di bagian hulu, kerentanan sedang terdapat di bagian tengah dan hilir, dan kerentanan tinggi terdapat pada bagian hilir Sub DAS Amprong.