Nur Azizah Maulidyah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Model Kolaboratif Dalam Mengelola Konflik Antar Siswa Di MTs Negeri 1 Jember Holisoh, Farhatus; Nur Azizah Maulidyah
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v1i4.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan ­­­menganalisis penerapan model kolaboratif dalam pengelolaan konflik antar siswa di MTs Negeri 1 Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif yang berfokus pada pengamatan secara mendalam. Informan dalam penelitian ini adalah Koordinator Bimbingan Konseling selaku pihak kedua setelah wali kelas dalam hal penanganan konflik yang terjadi antar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan konflik antar siswa di MTs Negeri 1 Jember dengan menggunakan metode kolaborasi telah berjalan dengan baik tanpa menimbulkan dampak negatif satupun. Hal ini dikarenakan adanya pelibatan partisipasi semua pihak dalam penanganan konflik seperti guru, koordinator BK, tatib, kesiswaan, humas, kepala sekolah, hingga orang tua. Cara ini dilakukan supaya memunculkan berbagai pendapat terkait solusi terbaik dalam mengelola konflik yang muncul di sekolah, sehingga mempercepat penyelesaian konflik yang ada. Dari adanya keterlibatan semua pihak, maka tanggung jawab untuk dapat mencari solusi dalam penyelesaian konflik antar siswa tidak hanya ada pada satu pihak saja, melainkan menjadi tanggung jawab bersama sehingga terjalin hubungan yang kuat antara satu sama lain. Hal ini dikarenakan dalam proses pemecahan masalah, terjadi budaya diskusi dan toleransi untuk mencapai tujuan bersama yakni mampu menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan pribadi dan akademik siswa di dalamnya dengan adanya pengelolaan manajemen konflik yang tepat. Adapun hambatan yang bisa muncul dalam pengelolaan konflik antar siswa yaitu ketidakbijakan atau adanya keraguan dari kepala sekolah dalam memutuskan sesuatu, sehingga hal tersebut dapat menimbulkan konflik baru dan harus mencari solusi lain lagi pada akhirnya.