Pada Dasarnya Guru MI Negeri 11 Blitar Telah Mengikuti Pelatihan Kurikulum 2013 Namun Masih Banyak Mengalami Kesulitan Menyusun Perangkat Pembelajaran Kurikulum 2013 Sesuai Peremedikbud 103 Tahun 2014. Hasil Monitoring Dan Evaluasi Kepala Madrasah Menunjukkan Bahwa Hanya 10% Dari Semua Guru 10 Orang Yang Bisa Menyusun Perangkat Pembelajaran Terbaru Tersebut. Salah Satu Faktor Penyebab Adalah Kurang Sosialisasi Pelatihan Kurikulum 2013 Kepada Teman Sejawat.Padahal MI Negeri 11 Blitar Merupakan Salah Satu MI Inti Yang Menerapkan Kurikulum 2013 Di Kabupaten Blitar. Kondisi Tersebut Dipengaruhi Oleh : (1) Kesibukan Guru, (2) Kurang Adanya Pendampingan Dan Bimbingan Dan (3) Kurang Sosialisasi. Terkait Dengan Permasalahan Di Atas, Perlu Adanya Bantuan Penanganan Yang Memadai. Dalam Hal Ini Upaya Yang Dilakukan Adalah Dengan Melaksanakan Pendampingan Dan Bimbingan Berkelanjutan, Yang Bertujuan Pada Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Siklus Yang Sistematis. Analisa Data Yang Dilaksanakan Menggunakan Analisa Diskriptif Kualitatif. Penelitian Dilakukan Dengan Tahapan Siklus, Masing-Masing Siklus Terdiri Dari 4 (Empat) Langkah Meliputi : Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan Dan Refleksi. Hasil Penelitian Ini,6 Guru Dari Sekolah Yang Menjadi Subyek Penelitian, Semuanya Menunjukkan Peningkatan Kompetensi Sesuai Dengan Indikator Keberhasilan Yang Telah Ditetapkan. Saran Yang Diajukan Adalah : (1) Perlu Diintensifkan Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Menyusun Perangkat Pembelajaran Kurikulum 2013 Melalui Kegiatan Pendampingan Dan Bimbingan Berkelanjutan (2) Untuk Meningkatkankompetensi Guru, Sekolah, Perlu Adanya Wahana Semacam Kelompok Belajar Guru, Agar Mereka Dapat Saling Bertukar Pengalaman Melalui Dialog Akademis.