Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE QIRO’ATI DALAM PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DI TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN NURUL HIDAYAH JAKENAN PATI JAWA TENGAH TAHUN AJARAN 2022-2023 M Nahdlia Ifada, Naila
Journal of Comprehensive Science Vol. 1 No. 5 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v1i5.126

Abstract

Al-Qur’an merupakan pedoman bagi umat Islam di dunia dan diwajibkan bagi kita untuk mempelajarinya. Terlebih bagi anak usia dini adalah masa yang sangat efektif untuk memulai pembelajaran Al-Qur’an. Pembelajaran saja juga tidak cukup, harus membutuhkan metode yang digunakan, karena pembelajaran tanpa metode yang tepat, tidak menjamin kualitas bacaan yang baik. Maka dari itu Taman Pendidikan Al-Qur’an Nurul Hidayah merupakan wadah pembelajaran Al-Qur’an, menggunakan metode Qiro’ati sebagai penerapan pembelajarannya.Tujuan penelitian: 1. Untuk mengetahui implementasi Metode Qiro’ati di TPQ Nurul Hidayah. 2. Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pembelajaran Al-Qur’an di TPQ Nurul Hidayah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data diambil dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang peneliti gunakan adalah analisis Miles dan Huberman yang meliputi 3 langkah: pengumpulan data, reduksi data, serta verifikasi data. Hasil penelitian ini peneliti menemukan bahwa: 1. Implementasi metode Qiro’ati dalam pembelajaran Al-Qur’an di TPQ Nurul Hidayah diterapkan dengan prinsip guru TIWAGAS (Teliti, Waspada, Tegas) dan DAKTUN (Tidak Boleh Menuntun), juga prinsip murid LCTB (Lancar, Cepat, Tepat, Benar) dan CBSA (Cara Belajar Santri Aktif) dengan menggunakan tahapan persiapan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. 2. a. Faktor pendukung proses pembelajaran ini diantaranya adalah guru yang sudah bersyahadah, kesemangatan murid, dukungan orangtua dan sarana prasarana yang memadai. 2. b. Faktor penghambat proses pembelajaran diantaranya, perbedaan kemampuan murid dalam memperhatikan guru, kurangnya kedisplinan murid, perbedaan semangat belajar murid.Berdasarkan penelitian dilapangan, peneliti memberi saran untuk guru agar tidak bosan menegur murid yang tidak memperhatikan pelajaran, menegur dan memberi sanksi kepada murid yang lalai akan disiplin pembelajaran serta selalu memotivasi murid agar selalu semangat belajar. Mengembangkan proses pembelajaran agar menjadi lebih baik serta mendidik para murid dengan sebaik baiknya