Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Kehilangan Tekanan dari Wellpad X: Pond ke Wellpad Y: Pond PT. Geo Dipa Energi Unit Dieng Hakiki, Ferdy; Subekti, Henk; Dwi Candra, Arya; Ardi Kurniawan, Hendra
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 5 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i5.706

Abstract

Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Panas Bumi merupakan pembangkit listrik yang memanfaatkan fluida panas bumi yaitu sebagai sumber utamanya. Kehilangan Tekanan adalah suatu gambaran kehilangan tekanan pada titik dalam pipa yang diakibatkan oleh elevasi. Dengan kehilangan tekanan dari pond ke pond memiliki elevasi maka dibutuhlan pompa untuk menaikkan aliran fluida. Pompa yang digunakan yaitu pompa stage 7. maka dari itu dilakukan analisa kehilangan tekanan dari pond ke pond (balong) dengan menggunakan metode korelasi Harrison-Freeston untuk menentukan berapa besar kehilangan tekanannya secara signifikan. Dari metode tersebut, bahwa untuk tekanan awal pada sumur injeksi yaitu 21 bar dan untuk nilai pressure loss sebesar 0,06025481 bar.
Analisa Kehilangan Tekanan dari Flow Line Two Phase ke Separator dengan Metode Lokhart Martinelli menggunakan Software Solidwork dan Software Hysys di Wellpad: X dan Lapangan: Y Aisyah Putri, Nabela; Subekti, Henk; Dwi Candra, Arya; Ardi Kurniawan, Hendra
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 5 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i5.711

Abstract

Kehilangan tekanan adalah suatu masalah yang sangat sering terjadi di lapangan Panas Bumi. Parameter terjadinya Kehilangan Tekanan dari Flow Line Two Phase ke Separator yaitu Roughness, elevasi, akselerasi, dan diameter. Penelitian ini menentukan Kehilangan Tekanan dari Flow Line Two Phase ke Separator dan membandingkan hasil Data Aktual dengan hasil perhitungan menggunakan korelasi metode Lokhart Martinelli dan data aktual dengan Software Solidwork & Software Hysys. Hasil Kehilangan Tekanan dari Flow Line Two Phase ke Separator menggunakan korelasi metode Lokhart Martinelli sebesar 0,1294905 bar merupakan hasil perhitungan dari total kehilangan tekanan pada Flow line ke Separator 12” dan 18”. Data aktual sebesar 0,14 bar, jadi nilai error antara metode Lokhart Martinelli dengan Aktual yaitu sebesar 0,070340239%. Pada Pressure loss menggunakan software solidwork sebesar 0,963288 bar dan error 5,8%. Bila menggunakan software Hysys Aspen sebesar 0,6 bar, maka error 3,285714286%.