Iris, Risna
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Lembaga Pendidikan Islam Tradisional dalam Menyebarkan Ilmu Pengetahuan di Masa Kejayaan Islam Iris, Risna
SURAU : Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/surau.v3i1.9740

Abstract

Abstract This study aims to examine the contribution of traditional Islamic educational institutions such as madrasahs, pesantrens (Islamic boarding schools), and ulama councils in disseminating knowledge during the golden age of Islam and its relevance in the contemporary era. The research employed a descriptive qualitative method, collecting data through observation and interviews with relevant stakeholders to obtain a comprehensive and authentic understanding of the phenomenon. The findings reveal that in the classical period, Islamic educational institutions played a central role in fostering an advanced civilization. Their success was largely supported by strong political and economic patronage, which enabled them to flourish as centers for the dissemination of both religious and scientific knowledge. Previous studies have mostly emphasized these political and economic factors as the main drivers of Islamic educational development. However, this study identifies a significant shift in the modern context. While political and economic support was crucial in the past, the dissemination of knowledge today is increasingly sustained by the rapid development of information technology. Digital platforms such as Google, TikTok, Instagram, and other media provide broader and faster access to knowledge that transcends geographical and temporal boundaries. Therefore, this research offers a new perspective by highlighting that the transformation of knowledge dissemination is no longer solely dependent on political or economic power, but also on technological innovations that make education and information more globally accessible. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi lembaga pendidikan Islam tradisional seperti madrasah, pesantren, dan majelis ulama dalam penyebaran ilmu pengetahuan pada masa kejayaan Islam serta relevansinya di era kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap pihak-pihak terkait, sehingga diperoleh gambaran yang mendalam dan autentik mengenai fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa klasik, lembaga-lembaga pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam mendorong lahirnya peradaban yang maju. Keberhasilan ini tidak terlepas dari adanya dukungan politik dan ekonomi yang kuat dari para penguasa, sehingga memungkinkan lembaga-lembaga tersebut berkembang menjadi pusat penyebaran ilmu pengetahuan, baik agama maupun umum. Penelitian sebelumnya banyak menekankan faktor politik dan ekonomi sebagai penopang utama berkembangnya pendidikan Islam. Namun, temuan penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada konteks masa kini. Jika pada era kejayaan Islam peran politik dan ekonomi sangat dominan, maka di era modern penyebaran ilmu pengetahuan lebih ditopang oleh perkembangan teknologi informasi. Kehadiran media digital seperti Google, TikTok, Instagram, dan berbagai platform lainnya telah memperluas akses ilmu pengetahuan tanpa batas ruang dan waktu. Dengan demikian, penelitian ini memberikan perspektif baru bahwa transformasi penyebaran ilmu pengetahuan tidak hanya dipengaruhi faktor eksternal berupa dukungan penguasa, tetapi juga oleh inovasi teknologi yang menjadikan ilmu pengetahuan semakin mudah diakses secara global.