Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGUNAAN APLIKASI KOPERASI DI PONPES ULIL ALBAB ALJA'AFARIYAH Zamsuri, Ahmad; Yogo Turnandes; Vebby; Sari Herlina; Fitri Juliani; Shelydia Martha
J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service Vol. 4 No. 1 (2024): J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jcoscis.v4i1.15485

Abstract

Salah satu badan usaha penopang ekonomi rakyat Indonesia adalah koperasi. Ponpes Ulil Albab Alja'afariyah merupakan salah satu pondok pesantren di Riau yang mempunyai tugas untuk melayani masyarakat dalam bidang pendidikan, dimana Ponpes Ulil Albab Alja'afariyah terdapat karyawan yang melayani kegiatan santri dan guru. Karyawan Ponpes Ulil Albab Alja'afariyah membentuk koperasi sebagai wadah berkumpulnya karyawan dan guru. Maka untuk mempermudah pengadministrasian koperasi karyawan Ponpes Ulil Albab Alja'afariyah dianggap perlu menyediakan informasi yang cepat, maka dibuat sebuah perancangan sistem informasi koperasi karyawan Ponpes yang diharapkan dapat membantu meningkatkan kinerja koperasi dalam rangka memberikan pelayanan prima terhadap anggota koperasi. Aplikasi koperasi menggunakan framework codeignieter yang berbasis web. Hasil yang didapatkan dari membangun sistem ini adalah adanya sistem informasi koperasi yang menangani keperluan anggota dan pelaporan koperasi karyawan Ponpes Ulil Albab Alja'afariyah. Hal tersebut diharapkan dapat membantu kegiatan koperasi karyawan Ponpes Ulil Albab Alja'afariyah. Urgensi pada pengabdian ini adalah adanya keluhan pengurus dan anggota koperasi didalam mendapatkan pelayan yang tepat, cepat dan memuaskan dan tidak adanya sistem apapun yang dapat dipakai untuk penunjang peningkatan pelayan anggota koperasi.Selnjutnya tujuan yang akan diselesaikan pada riset ini untuk melakukan pembuatan aplikasi dan akan melaksanakan sosialisasi dan pelatihan aplikasi tersebut dengan tamplate yang user friendly, sehingga gampang dan mudah di akses oleh pengurus koperasi maupun anggota koperasi. Target luaran berupa aplikasi dan jurnal yang akan di publikasi beserta buku ajar aplikasi koperasi ini.
Empathy, Emotional Regulation, and Digital Literacy as Predictors of Cyberbullying Mitigation in Online Learning Environments Budianto Hamuddin; Meutya Rizki Ramadhani; Peby Tri Hartati; Yogo Turnandes
Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Vol. 9 No. 1 (2026): September (Article In Progress)
Publisher : ILIN Institute Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/ijolec.v9i1.3393

Abstract

Cyberbullying remains an important concern in digitally mediated university learning, particularly in EFL contexts where students must negotiate linguistic meaning, interpersonal sensitivity, and responsible online communication simultaneously. However, research has given comparatively limited attention to the psychosocial and digital competencies associated with students' constructive responses to cyberbullying. This study examined the relationships of empathy, emotional regulation, and digital literacy with cyberbullying mitigation behavior among EFL university students. Employing a quantitative cross-sectional correlational design, the study involved 327 English Department students at Universitas Lancang Kuning, Indonesia. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire measuring the four study constructs and were analyzed using descriptive statistics, Pearson Product-Moment correlation, and multiple linear regression. The findings showed that empathy, emotional regulation, and digital literacy were positively associated with cyberbullying mitigation behavior. Empathy emerged as the most prominent correlate, followed by digital literacy and emotional regulation. Collectively, the findings indicate that constructive responses to cyberbullying are closely associated with students' emotional sensitivity, capacity to manage reactions during online interaction, and ability to participate ethically and responsibly in digital environments. The study extends existing cyberbullying research by shifting attention from perpetration and victimization toward the competencies associated with supportive, non-retaliatory, and constructive responses in university-level EFL communication. These findings highlight the relevance of integrating empathy, emotional self-regulation, digital ethics, and responsible online communication into EFL learning practices and institutional cyberbullying-prevention initiatives