Bayi berat lahir rendah yang sebagian besar adalah bayi prematur, selain sangat rentan terhadap penyakit juga berisiko mengalami gangguan pertumbuhan, perkembangan dan masalah pada sistem pernapasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif pada bayi prematur BBLR dengan penerapan development care. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah satu orang Bayi Prematur BBLR dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif. Teknik yang digunakan untuk pengambilan data adalah wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan diagnostik. Penyajian data melalui beberapa tahapan asuhan keperawatan, yaitu Pengkajian, Diagnosa Keperawatan, Intervensi Keperawatan, Implementasi dan Evaluasi. Setelah dilakukan penerapan development care seperti pemberian posisi pronasi dalam nesting, pengaturan cahaya, dan menciptakan suasana tenang dan mengurangi suara, masalah pola nafas tidak efektif sudah teratasi, di mana pada hari ketiga, tanggal 19 Desember 2023 didapatkan hasil tanda-tanda vital dalam batas normal, yaitu suhu 36,6 0C, HR 124 x/menit, RR 50 x/menit SPO2 99 %, tidak tampak retraksi dada dan tidak terpasang oksigen lagi. Berdasarkan intervensi yang sudah dilakukan, hasilnya menunjukkan bahwa adanya pengaruh penerapan development care terhadap masalah pola nafas tidak efektif pada kasus By. Ny. L.N. Hal ini dapat dilihat dari evaluasi yang telah dilakukan yang menunjukkan adanya perubahan yang signifikan pada bayi. Oleh karena itu, asuhan kepe