Tindakan operasi yang direncanakan dapat menimbulkan respon fisiologi dan psikologi pada pasien. Respon psikologi yang biasanya terjadi pada pasien pre operasi yaitu kecemasan. Menurut WHO jumlah pasien yang menjalani operasi telah meningkat secara signifikan dari tahun ketahun. Pada tahun 2017 terdapat 140 juta pasien di seluruh rumah sakit di dunia. Kecemasan dapat dikurangi dengan cara farmakologi dan non farmakologi. Cara non farmakologi diantaranya teknik relaksasi, psikoterapi dengan hipnotis atau hipnoterapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh breathing exercise kombinasi teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien pre operasisectio caesarea di Rumah Sakit Pusri Palembang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperiment dengan menggunakan rancangan one group pretest and postest. semua pasien pre operasi sectio cesarea di Ruang Persiapan Operasi Rumah Sakit Pusri Palembang dari bulan Oktober-November tahun 2023 yang berjumlah 148 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 31 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan menggunakan Uji paired sample t test. Hasil sebelum tingkat kecemasan sebelum diberikan intervensi rata-rata tingkat kecemasanĀ 23,87 dan sesudah diberikan intervensi rata-rata tingkat kecemasanĀ 17,55. Hasil uji statistik paired sample t test diketahui bahwa pengaruh breathing exercise kombinasi teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien pre operasisectio caesarea di Rumah Sakit Pusri Palembang.Tahun 2023 (p value = 0,001).Diharapkan dapat menjadi tambahan referensi yang dapat digunakan sebagai alternatif terapi dalam penatalaksanaan kecemasan pada pasien pre operasi SCĀ dengan melakukan breathing exercise kombinasi teknik relaksasi genggam jari.