Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGALAMAN PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DENGAN TERAPI OKUPASI BERKEBUN DI YAYASAN MITRA MULIA HUSADA PALEMBANG Hasanah, Dini; Sandra Putra, Riko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26043

Abstract

Halusinasi Pendengaran merupakan adanya perasaan dengan adanya suatu rangsangan pada objek yang jelas dari luar diri klien terhadap panca indra. Halusinasi dapat ditangani dengan melakukan kombinasi psikofarmakologi dan intervensi psikososial seperti psikoterapi, terapi keluarga, dan terapi okupasi yang memperlihatkan hasil yang baik. Terapi okupasi berkebun adalah pemberian terapi aktivitas menanam yang dilakukan bertujuan untuk meminimalisasi interaksi pasien dengan dunianya yang tidak nyata, mengeluarkan pikiran, perasaan, atau emosi yang selama ini mempengaruhi perilaku yang tidak disadarinya, memberi motivasi dan memberikan kegembiraan, hiburan, serta mengalihkan perhatian pasien dari halusinasi yang dialami sehingga pikiran pasien tidak terfokus dengan halusinasinya khusus nya pada pasien halusinasi pendengaran. Penelitian ini dilakukan pada dua pasien halusinasi pendengaran dan satu perawat kunci. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan tehnik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.Analisis yang digunakan Analisis deskriptif. Hasil penelitian pengalaman pasien halusinasi pendengan dengan terapi okupasi berkebun yaitu kedua pasien bisa mengatasi halusinasi pendengarannya dengan kegiatan terapi okupasi berkebun. Kesimpulan dari penelitian mengenai pengalaman pasien halusinasi pendengaran dengan terapi okupasi berkebun di Yayasan Mitra Mulia Husada Palembang adalah efektif dalam menurunkan tingkat halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia. Meskipun pasien masih mengalami halusinasi, terapi ini membantu mengubah respon pasien terhadap halusinasi dan memberikan dampak positif pada kesejahteraan pasien .Pengalaman pasien dalam menjalani terapi okupasi berkebun menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat membantu pasien dalam mengatasi halusinasi pendengaran, mengeluarkan pikiran negatif, dan memberikan motivasi serta kegembiraan.