Dewi, Faradita Aisyah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TATALAKSANA PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN ULKUS PEDIS DAN OSTEOARTRITIS Dewi, Faradita Aisyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28848

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah dalam jangka waktu lama. Ulkus diabetikum merupakan komplikasi diabetes berupa kerusakan jaringan epidermis atau sebagian jaringan dermis. Penderita DM tipe 2 juga memiliki kerentanan yang lebih tinggi untuk mengalami osteoarthritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pemberian proses asuhan gizi terstandar terhadap perkembangan kondisi pasien dengan DM tipe 2, osteoartrtitis, ulkus pedis dekstra, drop foot dekstra, dan septic artritis. Penelitian dilakukan di rumah sakit X pada tanggal 10-12 November 2023. Penelitian dilakukan melalui studi kasus dengan jenis penelitian observasional analitik. Data yang diperoleh meliputi identitas pasien, asupan makanan, fisik/klinis, biokimia, pengukuran antropometri, serta monitoring dan evaluasi yang diperoleh dengan wawancara dan rekam medis pasien. Hasil monitoring asupan gizi pasien masih tergolong defisit berat hingga hari ketiga. Hasil monitoring biokimia menunjukkan beberapa parameter mengalami perubahan menuju nilai normal. Hasil pemeriksaan fisik klinis menunjukkan pasien masih belum mengalami perbaikan kondisi fisik klinis yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa Intervensi gizi yang diberikan telah memperbaiki kondisi pasien meskipun asupan gizi masih tergolong defisit berat akibat penurunan nafsu makan pada pasien. Dengan demikian, perlu pengkajian gizi berkelanjutan yang disesuaikan dengan kondisi pasien untuk memberikan asupan nutrisi yang maksimal sehingga berdampak pada pemulihan pasien.