Nafisah, Iit Badiatun
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH (BMI), KETIDAKPUASAN TUBUH DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP PERILAKU DIET TIDAK SEHAT PADA GADIS REMAJA Nafisah, Iit Badiatun
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29666

Abstract

Pengelolaan diet dan perilaku kontrol berat badan menjadi fokus utama dalam upaya menjaga kesehatan, terutama pada masa remaja yang sering kali diwarnai dengan perubahan fisik dan psikologis yang signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestigasi dan menganalisis korelasi antara indeks massa tubuh (BMI), ketidakpuasan tubuh, dan lingkungan sosial dengan perilaku diet tidak sehat di kalangan gadis remaja. Melalui pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara ketiga faktor tersebut, diharapkan dapat ditemukan strategi intervensi yang efektif untuk mengatasi perilaku diet yang tidak sehat pada populasi ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis literatur, di mana kami mengumpulkan dan mengevaluasi berbagai studi terkait yang telah dilakukan sebelumnya dalam bidang ini. Data dari studi-studi tersebut kemudian dianalisis secara sistematis untuk mengeksplorasi pola hubungan antar variabel yang diteliti. Dari hasil analisis, kami menemukan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara BMI yang tinggi, tingkat ketidakpuasan tubuh, lingkungan sosial yang tidak mendukung, dan perilaku diet tidak sehat pada remaja perempuan. Temuan ini memberikan implikasi penting dalam pengembangan program intervensi yang bertujuan untuk memperbaiki perilaku diet dan meningkatkan kesehatan remaja. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi yang berharga dalam pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi perilaku diet pada kalangan remaja perempuan dan memberikan arahan untuk pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif dalam mengatasi masalah ini. Diperlukan pemahaman yang holistik terhadap faktor-faktor ini untuk membantu remaja perempuan mengembangkan pola makan sehat dan memperbaiki hubungan dengan tubuh mereka.