Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan usaha guna memperkuat budaya individu dan masyarakat supaya peduli dan memprioritaskan kesehatan dalam mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) adalah salah satu dari indikator PHBS yang merupakan tindakan pencegahan untuk melindungi dari berbagai macam penyakit menular. Menurut data BPS tahun 2018, di wilayah Kota Surabaya proporsi populasi yang memiliki kebiasaan cuci tangan yang benar hanya 64,30% penduduk. Studi pendahuluan yang dilakukan oleh penulis di Kelurahan Sidotopo Wetan, Kota Surabaya didapatkan hasil yang menunjukkan 33/60 KSH (Kader Surabaya Hebat) memiliki pendapat yang kurang (menyepelekan) tentang CTPS yang benar. Kader merupakan seseorang yang dipilih masyarakat dan dilatih untuk memberdayakan masyarakat. Kader sering berinteraksi dengan masyarakat, jadi yang disampaikan kader diasumsikan akan berpengaruh pada masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan paparan media terhadap sikap kader tentang CTPS. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah KSH Kelurahan Sidotopo Wetan yang berjumlah 457, dengan sampel yang diperlukan 210. Penelitian ini menggunakan metode incidental sampling. Variabel dalam penelitian ini yakni pengetahuan, paparan media, dan sikap. Pengumpulan data menggunakan google form, dan untuk analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap KSH tentang CTPS dengan p=0,024 (p<0,05), serta terdapat korelasi yang signifikan antara paparan media dengan sikap KSH tentang CTPS dengan p=0,020 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan paparan media terhadap sikap KSH tentang CTPS.