This Author published in this journals
All Journal Jurnal Arastirma
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kemampuan Kerja dan Modal terhadap Pendapatan Petani Padi di Desa Batu Melenggang Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat Kobak, Ani; Harahap, Lokot Muda
Jurnal Arastirma Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jaras.v5i2.52168

Abstract

Tujuan. Penelitian ini berujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan kerja dan modal terhadap pendapatan petani padi di Desa Batu Melenggang Kecamatan Hinai Kabupaten  Langkat. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian ini populasi adalah seluruh petani padi di Desa Batu Melenggang Kecamatan Hinai Kabupaten  Langkat, sampel dalam penelitian ini sebanyak 83 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS Versi 20.   Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Secara parsial menunjukkan bahwa kemampuan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani padi. (2) Secara parsial menunjukkan bahwa modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani padi. (3) Secara simultan menunjukkan bahwa kemampuan kerja dan modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani padi. Implikasi. Pendapatan petani padi sangat dipengaruhi oleh kemampuan kerja serta ketersediaan modal yang dimiliki. Untuk meningkatkan pendapatan tersebut, diperlukan penguatan kapasitas petani dalam hal pengetahuan, keterampilan bertani, serta manajemen usaha tani. Kemampuan kerja yang baik akan mendorong petani untuk menerapkan teknik budidaya yang lebih efisien, memanfaatkan sumber daya secara optimal, dan merespons perubahan lingkungan usaha tani dengan lebih adaptif. Di sisi lain, ketersediaan modal memungkinkan petani untuk mengakses sarana produksi seperti benih unggul, pupuk, alat pertanian modern, dan kebutuhan pendukung lainnya. Dengan dukungan kemampuan kerja yang tinggi dan kecukupan modal, petani akan mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi usahanya.