Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DI RUMAH SAKIT XYZ SOLAGRACIA K V SOPACUAPERU; TOMMY J. F. WOWOR; NAZIYAH
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/scientica.v2i3.1134

Abstract

Infeksi Mycobacterium tuberculosis adalah penyebab penyakit menular TBC. Meskipun biasanya menyerang paru-paru, TBC juga dapat menyerang organ tubuh lainnya, di antaranya odul limfa, pleura, hingga area osteoarticular. Pada Rumah Sakit XYZ dalam kurung waktu September hingga November 2023 sebanyak 99 pasien, 54 pasien diantaranya di diagnosis TB Paru dengan berbagai usia mulai dari anak- anak hingga lansia. Untuk mengetahui hubungan antara jenis kelamin, pendidikan dan riwayat kontak TB Paru dengan kejadian TB Paru di Rumah sakit XYZ. Penelitian analitik menggunakan pendekatan case- control. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 99 pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu catatan yang didesain oleh peneliti berdasarkan data sekunder dari Rekam Medis Elektronik. Hasil uji statistik diperoleh nilai p<0,05 (p=0,016), OR = 2,721 yang berarti laki-laki mempunyai risiko mengalami TB paru 2,721 kali lebih besar daripada perempuan. Hasil uji statistik diperoleh nilai p<0,05 (p=0,017), OR = 3,193 yang berarti orang dengan pendidikan rendah mempunyai risiko menderita TB paru 3,193 kali lebih besar daripada orang dengan pendidikan tinggi. Dan hasil uji statistik diperoleh nilai p<0,05 (p=0,018), OR = 2,733 berarti orang dengan riwayat positif kontak mempunyai risiko terjadi TB paru 2,733 kali lebih besar daripada orang dengan riwayat negatif kontak.  Kesimpulan penelitian ini adanya hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan kejadian TB Paru, adanya hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan kejadian TB Paru, adanya hubungan yang signifikan antara riwayat kontak TB dengan kejadian TB Paru. Diharapkan mengikuti penyuluhan-penyuluhan untuk dapat menambah wawasan. Penderita TB Paru juga bisa menambah wawasan dengan mendapatkan informasi dari media cetak maupun elektronik tentang TB paru
Penyuluhan pemberian adjunctive treatment Ozone bagging pada pasien dibertic foot ulcer di Klinik Utama Perawatan Luka Raditya Medical Centre (RMC) Depok Jawa Barat: Penyuluhan pemberian adjunctive treatment Ozone bagging pada pasien dibertic foot ulcer di Klinik Utama Perawatan Luka Raditya Medical Centre (RMC) Depok Jawa Barat Naziyah; Hidayat, Rizki; Diaz
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v8i1.1136

Abstract

DM merupakan gangguan kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat ketidakmampuan tubuh dalam memproduksi insulin yang cukup atau penggunaan insulin yang tidak efektif. Secara global, prevalensi DM terus mengalami peningkatan. Prevalensi luka kaki diabetikum di Indonesia mencapai 15%, dengan tingkat amputasi sebesar 30% dan angka kematian sebesar 32%. Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan luka, mencegah konsekuensi yang lebih parah termasuk amputasi dan diperlukan Peran perawat dalam perawatan luka sangat krusial, baik di rumah sakit maupun melalui layanan homecare. Metode pelaksanaan penyuluhan terapi kompresi yang menggunakan bandage 3 layer untuk pasien yang mengalami venous ulcer adalah demostrasi dan langsung di simulasikan oleh tim dosen dan juga mahasiswa kepada perawat-perawat yang berjaga di klinik RMC dengan sasaran peserta sebanyak 30 pasien yang dimana peserta merupakan pasien diabetic foot ulcer di Klinik RMC. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pertumbuhan jaringan epithel. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan pemebrian adjunctive treatment Ozone bagging pada pasien dibertic foot ulcer dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari proses pemberian layanan asuhan keperawatan kepada pasien khususnya pasien dengan komplikasi luka kaki diabetik. Kata kunci : Adjunctive treatment Ozone bagging, Luka Kaki diabetik