Pangesti, Anggraini Dwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa Melalui Metode Problem Based Learning pada Mata Pelajaran DDBT Kelas X ATPH SMK Negeri 1 Bukal Kab. Buol Sulawesi Tengah Pangesti, Anggraini Dwi
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa di sekolah, salah satunya dengan Model Problem Based Learning (PBL). Hal ini sejalan dengan pendapat menurut Perez dan Uline (Schechter, 2011) bahwa PBL telah banyak dipahami sebagai manfaat bagi mempersiapkan para pemimpin sekolah dengan berkontribusi terhadap kemampuan berfikir analitis dan strategis mereka. Selain itu, John Dewey (Miller, 2004) yang merupakan seorang filsuf dan pendidik, menjelaskan bahwa "masalah adalah stimulus untuk berfikir”. Kedua pendapat tersebut menguatkan bahwa PBL berkontribusi baik bagi para guru maupun siswa untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan strategi dalam pembelajaran. Subjek penelitian ini yaitu Kelas X ATPH dengan melibatkan 15 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil kegiatan diskusi siswa pada siklus 1 mampu memberikan pertanyaan adalah 40% yaitu 6 siswa dari 15 orang siswa, yang mampu menjawab pertanyaan ada 33% yaitu 5 orang dari 15 siswa, kemampuan untuk melakukan kerjasama antar kelompok 67% dan kemampuan siswa dalam menguasai materi yang disajikan dalam presentase adalah 40%. Dari hasil penelitian tahap 2 terjadi peningkatan yang sangat signifikan yaitu rata-rata kemampuan siswa untuk bertanya meningkat menjadi 86% ada 80% siswa telah mampu menjawab pertanayaan, 93% siswa telah terbangun kerjasamanya dalam melakukan kegiatan diskusi dengan melibatkan seluruh anggota kelompok untuk terlibat penuh pada proses diskusi, dan kemampuan siswa mulai terasah dengan terbiasa melibatkan diri dalam kegiatan diskusi dan banyak membaca referensi serta litelatur yang ada sehingga kemampuan siswa naik menjadi 80% dari kegiatan sebelumnya, sehingga demikian metode problem based learning sangat baik untuk dapat diterapkan dalam proses pembelajaran didalam kelas khusunya pada kegiatan diskusi atau presentasi siswa