Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan beberapa dampak negatif yang disebabkan oleh penggunaan TikTok terhadap gaya bahasa masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan analisis konten dari berbagai sumber terpercaya yang mencakup literatur, studi kasus, serta pandangan pakar dalam bidang psikologi, sosiologi, dan komunikasi. Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan TikTok telah menyebabkan perubahan dalam gaya bahasa masyarakat. Fenomena ini dapat dilihat dari penurunan kemampuan mengekspresikan diri secara tertulis dengan benar, penyalahgunaan kata-kata atau frasa tertentu, dan penggunaan singkatan atau jargon yang tidak lazim dalam percakapan sehari-hari. Lebih lanjut, penggunaan TikTok juga telah mempengaruhi keterampilan komunikasi interpersonal, di mana beberapa pengguna cenderung lebih memilih komunikasi singkat dengan memanfaatkan audio atau video pendek, daripada berkomunikasi secara verbal atau tertulis dengan detail. Selain itu, penggunaan TikTok secara berlebihan juga telah memunculkan tren penggunaan bahasa yang kurang sopan atau tidak pantas. Konten yang tidak terfilter dengan baik di platform ini dapat memengaruhi pemahaman pengguna terhadap norma-norma bahasa yang sesuai dalam komunikasi sehari-hari. Penelitian ini juga menyoroti perlunya kesadaran akan dampak dari penggunaan media sosial, khususnya TikTok, terhadap gaya bahasa masyarakat. Upaya pendidikan dan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menggunakan bahasa dengan tepat dan sopan perlu ditingkatkan, baik di lingkungan pendidikan formal maupun oleh platform-media sosial itu sendiri.