Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna Teologis Prinsip Sosial Masyarakat Mamasa: “Sitayuk, Sikamase, Sirande Maya-Maya” Gifani, Eyricha; Yuspratiwi, Grace
Jurnal Silih Asah Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Silih Asah
Publisher : LPPM - STT Kadesi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54765/silihasah.v2i2.95

Abstract

Budaya dan gereja merupakan dua hal penting yang tidak dapat terpisahkan. Terdapat tradisi, kebiasaan dan prinsip-prinsip sosial yang berlaku dalam masyarakat pada setiap kebudayaan yang bersesuaian dengan ajaran gereja menjadi dorongan oleh penulis untuk menyusun penelitian ini. Melalui karya ilmiah ini, diharapkan dapat menggali, menemukan, selanjutnya menyajikan nilai dari prinsip sosial masyarakat Mamasa yakni sitayuk, sikamase, sirande maya-maya sebagai sebuah kearifan local salah satu budaya yang memiliki makna teologis sebagaimana menurut hipotesa penulis bersesuaian dengan prinsip-prinsip persekutuan bergereja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif hasil observatif dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membawa gereja yang ada dalam masyarakat atau wilayah Mamasa untuk dapat menilai prinsip sosial ini sebagai prinsip yang Alkitabiah sehingga senantiasa dapat melestarikannya dalam menjalani kehidupan baik bermasyarakat maupun bergereja.
UMAT ALLAH: ISRAEL DAN GEREJA Yuspratiwi, Grace; Miliani, Endrikel Ayu
Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI : Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi
Publisher : LPPM - STT Kadesi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54765/silihasuh.v2i1.80

Abstract

Gereja dan Israel merupakan dua tema dalam Alkitab yang merupakan umat Allah melalui pemilihan Allah sendiri. Setelah kedatangan Mesias yang kemudian ditolak oleh orang Israel namun oleh bangsa-bangsa lain diterima dan diimani, maka terbentuklah umat baru yakni mereka yang percaya kepada Sang Mesias tersebut. Keumatan gereja dan Israel kemudian sering menjadi sebuah perdebatan apakah gereja telah menggantikan Israel sebagai umat, lalu bagaimana hubungan Israel dan gereja. Untuk menemukan jawaban dari masalah ini, maka penulis akan melakukan kajian dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif berdasarkan studi kepustakaan yang berkaitan dengan topik dan permasalahan yang diteliti. Penelitian ini penting untuk dilakukan guna menemukan jawaban yang bersifat akademis dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai hubungan Israel dan gereja sebagai umat Allah. Hasil penelitian ini kemudian memberikan wawasan mengenai kesatuan Israel dan gereja sebagai umat Allah, meskipun terdapat perbedaan dalam dua persekutuan tersebut. Israel dan gereja adalah satu sebagai umat Allah dalam peranannya sebagai pembawa terang.