Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kisah Nabi Adam dalam Perspektif Tafsir Klasik dan Kontemporer Fash Fahish Shofhal Jamil
Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Vol 1 No 2 (2024): Education and Islamic Studies Journal (Februari-September)
Publisher : LPPM STAI AL GAZALI BARRU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20241/mbhk6b64

Abstract

Kisah-kisah menjadi tema yang sering dibahas oleh al-Qur’an. Salah satu kisah yang menarik untuk dikaji adalah kisah Nabi Adam. para ulama memiliki perbedaan dalam memaknai kisah Nabi Adam di dalam al-Qur’an. Penelitian ini akan mengkomparasi kisah Nabi Adam di dalam Tafsir al-Qur’an al-Azim dan Tafsir al-Manar. Beberapa tema yang dikomparasikan pada artikel ini adalah eksistensi malaikat, makna khalifah, taklim Allah kepada Adam, makna sujud dan sosok iblis, serta mengungkap hakikat janah, Hawa, dan pohon khuldi. Secara metodologi, penafsiran Ibnu Katsir cenderung mengedepankan aspek periwayatan. Ibnu Katsir mengambil riwayat israiliyat dan cerita-cerita dari bangsa non-Arab. Karena menggunakan banyak riwayat, Ibnu Katsir mampu menjelaskan dengan detil kisah Nabi Adam di dalam tafsirnya. Sementara itu, Muhammad Abduh tidak menggunakan riwayat, penafsirannya lebih berfokus untuk menunjukkan sisi ibrah pada kisah Nabi Adam. Abduh beberapa kali mengalihkan makna dari hakiki ke majazi. Hal terlihat ketika dia menafsirkan kata malaikat, iblis, jannah, dan pohon khuldi.