Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi Pegawai Kelurahan terhadap Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan di Wilayah Kecamatan Murhum Kota Baubau Asmiddin, Sri Asmidar
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 10 No. 2 (2024): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v10i2.5318

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan penelitian untuk menganalisis dan menjelaskan kompetensi pegawai kelurahan, pelayanan administrasi kependudukan, serta pengaruh kompetensi pegawai terhadap kualitas pelayanan administrasi kependudukan di wilayah Kecamatan Murhum Kota Baubau. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan metode survei analitis, deskriptif dan eksplanatori. Subjek penelitian adalah seluruh masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan pada 11 wilayah kelurahan di Kecamatan Murhum Kota Baubau dalam bulan juni tahun 2011 sebanyak 132 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pegawai kelurahan di wilayah Kecamatan Murhum dilihat dari lima dimensi menunjukkan hasil rata-rata dalam kategori baik, namun perlu peningkatan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan. Kualitas pelayanan administrasi kependudukan di wilayah Kecamatan Murhum Kota Baubau dilihat dari lima dimensi menunjukkan hasil rata-rata dalam kategori baik pula meskipun memiliki keterbatasan sarana dan prasarana. Kompetensi pegawai kelurahan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan administrasi kependudukan di wilayah Kecamatan Murhum Kota Baubau dilihat dari lima dimensi yang mempengaruhi lima dimensi kualitas pelayanan administrasi kependudukan menunjukkan hasil rata-rata dalam kategori baik. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan bahwa “terdapat pengaruh kompetensi pegawai kelurahan terhadap kualitas administrasi kependudukan di wilayah Kecamatan Murhum Kota Baubau terbukti atau diterima.
CAPACITY BUILDING IN THE DEVELOPMENT OF A LOCAL WISDOM-BASED CREATIVE ECONOMY IN BAUBAU CITY Asmiddin, Sri Asmidar; Mohammad Thahir Haning; Muhammad Akmal Ibrahim; Abd Haris
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 21 No 1 (2026): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v21i1.577

Abstract

This study aims to analyze capacity building in the advancement of a local wisdom–based creative economy in Baubau City, Southeast Sulawesi Province. Capacity building plays a crucial role in strengthening the capabilities of human resources, organizations, and institutions to achieve development effectiveness. Referring to the capacity building model proposed by Grindle (1997), this study focuses on three main dimensions: human resource development, organizational strengthening, and institutional reform. This research employs a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, observations, and document analysis involving eleven informants representing government officials, academics, creative economy actors, and cultural communities. The findings reveal that capacity building in Baubau City has not been optimally implemented. In terms of the human resource dimension, training and mentoring programs have been conducted; however, they remain uneven and lack sustainability. From an organizational perspective, Dekranasda has played an active role in fostering the creative economy, yet inter-agency coordination remains weak. Meanwhile, at the institutional level, the absence of specific regulations has resulted in sectoral and uncoordinated implementation of creative economy programs. Therefore, enhancing the competencies of creative economy actors, restructuring organizational frameworks, and establishing supportive regulatory mechanisms are necessary to ensure that the development of a local wisdom–based creative economy in Baubau City can be carried out more effectively and sustainably.