p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teologi Rahmat
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ILMU TEOLOGI MENURUT MARTIN HEIDEGGER Ambarwati, Lucy
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan sebuah analisa kritis mengenai esai Heidegger, “Fenomenologi dan Teologi”. Bagian pertama, saya akan memperkenalkan prinsip utama Heidegger, berdasarkan ‘positum’ yang terberi, yaitu iman, sebagai pengetahuan positif. Sebagai pengetahuan positif, maka, teologi memerlukan filsafat sebagai penjelasan konsep utama. Bagian kedua berisi keberatan mengenai pemikiran Heidegger terutama berdasarkan pertimbangan bahwa iman bukanlah ‘positum’, tetapi mengikuti tradisi Yahudi, yaitu pertemuan pribadi dengan Tuhan. Selanjutnya, saya akan menunjukkan bagaimana filsafat Heidegger sudah berakar dalam pertanyaan Judeo-Christian mengenai de rerum origination radicale yang dirumuskan oleh Leibniz, “mengapa ada sesuatu daripada tidak ada sama sekali?” Dibagian ketiga, saya akan menempatkan esai Heidegger di dalam konteks perkembangan pemikirannya. Di bagian akhir, saya akan menawarkan pertimbangan yang sederhana berdasarkan pengaruh Heidegger di bidang teologi. Bahwa Heidegger sudah menunjukkan kepada kita bahwa kebenaran mencakup iman bukan berarti jawaban untuk semua pertanyaan.
Implikasi Revolusi Mental di Dunia Pendidikan Indonesia: Mendidik Para (Calon) Pendidik Ambarwati, Lucy
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu aktivitas fundamental dan eksistensial untuk memanusiakan manusia (muda). Dalam aktivitas tersebut, pendidik memainkan peranan penting. Mereka dituntut untuk mengabdi secara loyal, penuh cinta dan dedikasi. Akan tetapi, dalam kenyataannya, para pendidik justru mendidik tanpa dasar cinta dan dedikasi untuk memanusiakan manusia (muda), melainkan justru didorong oleh motif material demi merengkuh keuntungan pribadi. Penulis menegaskan bahwa profit bukanlah motif pendidikan yang esensial. Pendidik yang mengutamakan orientasi profit adalah pendidik yang mengingkari hakikat profesinya. Dalam kondisi semacam ini, harus ada revolusi mental agar aktivitas pendidikan kembali berada pada jalur yang benar karena para pendidiknya sungguh berdedikasi.
IMPLIKASI REVOLUSI MENTAL DI DUNIA PENDIDIKAN INDONESIA : MENDIDIK PARA (CALON) PENDIDIK Ambarwati, Lucy
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu aktivitas fundamental dan eksistensial untuk memanusiakan manusia (muda). Dalam aktivitas tersebut, pendidik memainkan peranan penting. Mereka dituntut untuk mengabdi secara loyal, penuh cinta dan dedikasi. Akan tetapi, dalam kenyataannya, para pendidik justru mendidik tanpa dasar cinta dan dedikasi untuk memanusiakan manusia (muda), melainkan justru didorong oleh motif material demi merengkuh keuntungan pribadi. Penulis menegaskan bahwa profit bukanlah motif pendidikan yang esensial. Pendidik yang mengutamakan orientasi profit adalah pendidik yang mengingkari hakikat profesinya. Dalam kondisi semacam ini, harus ada revolusi mental agar aktivitas pendidikan kembali berada pada jalur yang benar karena para pendidiknya sungguh berdedikasi.