Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) DI GEREJA KRISTEN INDONESIA (GKI) CAMAR, JAKAMULYA BEKASI Nainggolan, Mary Monalisa
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini memaparkan suatu pengelolaan (manajemen) PAK di GKI Camar, Jakamulya Bekasi--sebuah upaya penelitian untuk mempromosikan konsep pengelolaan PAK di dalam gereja yang diintegrasikan dengan visi, misi, sasaran dan sistem manajemen Gereja tersebut. Tulisan diawali dengan paparan singkat tentang Gereja Kristen Indonesia (GKI), dilanjutkan dengan paparan visi, misi, sasaran, struktur organisasi GKI Camar, gambaran penyelenggaraan ibadah Minggu, dll. Setelah itu, penulis menyusun sistem pengelolaan unit PAKnya, berdasarkan informasi di atas tentang GKI Camar. Model manajemen PAK yang penulis susun terdiri dari dua belas komponen, yakni Visi PAK, Misi PAK, Tujuan, Sasaran, Strategi Pencapaian, Mutu, Pengorganisasian, Guru, Murid, Kurikulum, Sarana/ Prasarana, dan Pendanaan. Terlampir contoh/ usulan kurikulum PAK (periode satu tahun) di bawah tema berjalan gereja: “Pelayanan Diakonia”.
Model Konseptual Pendidikan Antikorupsi Kristen di Pendidikan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia: Integrasi Teori Kohlberg, Lickona, dan Freire Nainggolan, Mary Monalisa
Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46408/vxd.v6i1.729

Abstract

Korupsi merupakan persoalan struktural yang terus melemahkan integritas publik di Indonesia, termasuk di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Kristen (PTKK). Berbagai kajian menunjukkan bahwa pendidikan etika dan antikorupsi di PTKK masih cenderung normatif, individualistik, dan kurang mampu membentuk kesadaran kritis mahasiswa terhadap akar struktural korupsi. Artikel ini bertujuan merumuskan model konseptual pendidikan antikorupsi Kristen yang komprehensif melalui integrai sintesis teoretis antara penalaran moral kritis (Lawrence Kohlberg), pendidikan karakter (Thomas Lickona), dan pedagogi kritis-transformasional (Paulo Freire), dalam kerangka teologi publik dan profetik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif konseptual-kritis dengan metode analisis literatur dan refleksi teoretis terhadap konteks sosial, budaya, dan institusional pendidikan tinggi keagamaan Kristen di Indonesia. Hasil sintesis menghasilkan suatu paradigma model konseptual pendidikan antikorupsi Kristen dengan empat karakter epistemologis utama, yakni kritis, reflektif, komunitarian, dan profetik. Paradigma ini memandang pendidikan bukan sekadar transfer nilai moral, melainkan sebagai praksis pembebasan yang mengintegrasikan kemampuan analisis dilema moral, pembentukan kebajikan dalam komunitas, serta kesadaran kritis terhadap struktur sosial yang koruptif. Artikel ini berkontribusi pada pengembangan kajian pendidikan antikorupsi berbasis teologi Kristen dengan menawarkan landasan paradigmatik yang dapat menjadi rujukan bagi pengembangan kurikulum, pedagogi, dan budaya akademik antikorupsi di PTKK.