Berlian Susetyo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MUSEUM PERJUANGAN SUBKOSS GARUDA SRIWIJAYA DALAM UPAYA PELESTARIAN SEJARAH DAN BUDAYA LOKAL DI LUBUK LINGGAU Berlian Susetyo; Sisca Arie Hanika; Muhammad Natarsyah; Muhammad Wahayuni
PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol. 7 No. 1 (2025): PERIODE : Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/periode.071.2

Abstract

Abstrak Museum Perjuangan Subkoss Garuda Sriwijaya memiliki peran strategis dalam pelestarian sejarah dan budaya lokal di Lubuk Linggau. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis: (1) program kebijakan museum dalam pelestarian sejarah dan budaya lokal; serta (2) dampak pelaksanaan kebijakan program tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa museum ini memberikan kontribusi signifikan dalam pelestarian sejarah melalui program pameran koleksi, pendataan peninggalan sejarah, serta pelestarian aksara Ulu. Selain itu, upaya kolaborasi dengan komunitas lokal dan lembaga pendidikan berhasil meningkatkan kunjungan museum serta membangun kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai sejarah dan budaya. Dampaknya, terdapat peningkatan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya lokal serta penguatan identitas budaya di wilayah Lubuk Linggau.
Kota Lubuklinggau Dalam Kurun Waktu 1825-1948 Berlian Susetyo; Ravico
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v10i1.271

Abstract

Kajian tentang Kota Lubuklinggau berdasarkan kronologis sejarah masih belum ada kajian yang komprehensif, sehingga terjadi kegagalan pemahaman generasi muda dalam memahami sejarah Kota Lubuklinggau. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kota Lubuklinggau pada masa Kolonial Belanda, masa pendudukan Jepang, masa setelah proklamasi kemerdekaan serta masa agresi militer pertama dan kedua. Metode penelitian yang digunakan ialah metode sejarah, antara lain heuristik, kritik sumber, intepretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Lubuklinggau Tahun 1929 menjadi dusun kedudukan marga Sindang Kelingi Ilir, kemudian dikembangkan menjadi ibukota Onder Afdeeling Moesie Oeloe masa kolonial Belanda Tahun. Pada masa Jepang Tahun 1942, Lubuklinggau menjadi ibukota Bunshu Musikami Rawas. Pada masa setelah kemerdekaan Tahun 1945, Lubuklinggau menjadi Kawedanaan Musi Ulu sekaligus menjadi ibukota Kabupaten Musi Ulu Rawas. Kemudian pada masa agresi militer Belanda I Tahun 1947 dan agresi militer Belanda II Tahun 1948, Lubuklinggau menjadi pusat pemerintahan Karesidenan Palembang sekaligus pusat pemerintahan militer Sub Teritorium Sumatera Selatan (SUBKOSS).