Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Perubahan Sektor Unggulan Ekonomi di Kabupaten Jember: The Impact of Covid-19 Pandemic on Leading Economic Sectors Changes in Jember Regency Farizkha, Ivan Agusta; Nugraha, Cahyadi Setya; Ilhaq, Robit Dahnial
MATRAPOLIS: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/matrapolis.v4i2.41143

Abstract

Pandemi Covid-19 telah memberikan kontraksi terhadap perekonomian di Kabupaten Jember. Pada tahun 2020 perekonomian di Kabupaten Jember turun sebesar -2,98 persen, dengan sekor lapangan usaha yang mengalami laju pertumbuhan minus tertinggi dialami oleh Lapangan Usaha Jasa Lainnya (-14,35%), Penyedia Akomodasi dan Makan Minum (-13,26%), dan Jasa Kontruksi (-6,74%). Penurunan yang cukup siginikan tersebut dilatar belakangi oleh adanya pembatasan kegiatan sesuai dengan kebijakan untuk mengurangi penuralan Covid-19 di Kabupaten Jember, mengingat Kabupaten Jember tergolong wilayah dengan kasus penularan nomor – 4 tertinggi di Jawa Timur. Analisis ini dilakukan untuk mengidentifikasi dampak pandemic terhadap perubahan sektor unggulan di Kabupaten Jember. Metode kajian menggunakan analisis LQ (Location Quontient) dan DLQ (Dinamic Location Quotient), dimana kedua analisis tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi sektor unggulan di Kabupaten Jember selama lima tahun terakhir. Hasil analisis menunjukan bahwa sebelum terjadinya pandemic terdapat beberapa sektor yang secara konsisten tergolong sektor unggulan yaitu lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, dan Lapangan Usaha Jasa Pendidikan. Adapun beberapa sektor lapangan usaha unggulan yang cenderung mengalami perubahan sebelum terjadinya pandemi terdiri dari Lapangan Usaha Pertambangan, Informasi dan Komunikasi, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib, dan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial. Dampak pandemic Covid-19 telah menyebabkan keseluruhan sektor lapangan usaha yang sebelumnya tergolong unggulan berubah menjadi prospektif atau adanya pendemi telah berpengaruh terhadap keberadaan sektor unggulan di Kabupaten Jember.