Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LITERASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN ENTERPRENEURSHIP MASYARAKAT DESA CIRUMPAK KABUPATEN TANGERANG Ihsan Suri; Umar Halim
Community : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): November : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/community.v2i3.216

Abstract

Kehadiran teknologi adalah peluang sekaligus tantangan bagi pelaku bisnis dan UMKM. Karena dengan adanya internet bisa menjadi mesin pemasaran dan produksi yang efektif serta ampuh dalam menggapai pangsa pasar dan konsumen yang lebih luas. Menurut laporan laporan We Are Social, jumlah pengguna internet di Indonesia terus meningkat hingga 204,7 juta. Hal ini merupakan pasar yang sangat potensial bagi UMKM yang akan menggunakan media sosial untuk melakukan promosi dan penjualan online”. Permasalahan yang terjadi saat ini pengembangan Digital Entrepreneurship di Indonesia dinilai masih rendah. Keterbatasan kemampuan UMKM dalam menggunakan teknologi serta kurangnya edukasi dan pemahaman literasi digital disinyalir menjadi hambatan dalam pengembangan Digital Entrepreneurship. Hal ini juga dirasakan oleh para pelaku UMKM di Desa Cirumpak, tidak seluruh pelaku UMKM yang ada Desa Cirumpak dapat menggunakan pemasaran digital secara optimal, bahkan masih banyak dari para pelaku UMKM yang tidak menggunakan teknologi digital dalam menjalankan usahanya. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman literasi digital serta menumbuhkan motivasi bagi UMKM agar dapat bertransformasi ke arah digitalisasi. Pelatihan dan pendampingan ini juga diharapkan dapat menciptakan dan mengembangkan strategi bisnis yang lebih inovatif serta berdaya saing global yang dapat membantu penciptaan lapangan kerja dan meningkatan perekonomian desa. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah para pelaku UMKM di Desa Cirumpak yang berjumlah ± 30 orang dengan jenis usaha yang beragam. Metode pelaksanaan dilakukan dalam bentuk penyuluhan (ceramah), tutorial dan diskusi interaktif.